TANAH BUMBU, – Pesta Budaya Mappanre Ri Tasi’e yang digelar di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Perhelatan budaya tahunan ini semakin semarak dengan kehadiran artis sekaligus penyanyi Tommy Kaganangan yang tampil memukau di panggung utama pada Jumat (17/4/2026) malam.
Penampilan Tommy Kaganangan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian kegiatan Mappanre Ri Tasi’e tahun ini. Ribuan pengunjung tampak memadati area acara sejak sore hari untuk menyaksikan langsung penampilan sang artis. Tidak hanya warga Pagatan, masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu juga turut hadir, menunjukkan besarnya minat terhadap tradisi budaya tersebut.
Suasana semakin semarak ketika Tommy Kaganangan membawakan sejumlah lagu andalannya. Penonton terlihat larut dalam hiburan, bernyanyi bersama, serta memberikan sambutan meriah sepanjang penampilan berlangsung. Kehadiran artis nasional ini dinilai berhasil meningkatkan daya tarik acara sekaligus memperluas jangkauan promosi budaya lokal ke tingkat yang lebih luas.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan, Pesta Budaya Mappanre Ri Tasi’e juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Lonjakan jumlah pengunjung secara langsung mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, hingga pelaku usaha kuliner merasakan peningkatan omzet selama berlangsungnya kegiatan.
Sejumlah pedagang mengaku mendapatkan keuntungan lebih besar dibandingkan hari biasa. Produk-produk lokal, mulai dari makanan khas hingga kerajinan tangan, laris diburu pengunjung yang ingin menikmati suasana festival sekaligus membawa pulang oleh-oleh khas daerah.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya lokal melalui Pesta Budaya Mappanre Ri Tasi’e tidak hanya memiliki nilai sosial dan budaya, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat identitas budaya daerah serta menjadi sarana promosi pariwisata yang efektif.
Pemerintah daerah dan masyarakat pun berharap agar Mappanre Ri Tasi’e terus dikembangkan sebagai agenda unggulan tahunan. Dengan pengelolaan yang lebih baik dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta mendorong perputaran ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Ag)












