Rutin, “Si Loreng” Pemuda Pancasila Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan

SUMEDANG,– Sejumlah masyarakat yang melintas di jalan raya Jatinangor mendadak mendapat rezeki tak terduga pada Minggu (17/4/2022).

Saat dahaga dan lapar begitu terasa bagi mereka yang berpuasa dan masih berjuang di jalanan, seketika muncul sekelompok orang berseragam loreng dominasi hitam orange berjejer di pinggir jalan.

Terlihat sebuah bungkusan dipegang orang berseragam yang diketahui anggota dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Ketika itu, sang fajar mulai terbenam, kaum muslimin yang berpuasa sudah siap menyambut azan magrib. Sementara “Si Loreng” Pemuda Pancasila tengah sibuk menebar bungkusan kepada pengguna jalan raya. Tak ayal, senyum dan ucapan terima kasih bersahutan.

Seperti tahun sebelumnya di bulan Ramadhan, PAC Pemuda Pancasila Jatinangor membagikan paket takjil. Kini, 500 paket takjil dan 200 lebih paket nasi disebar kepada warga yang sedang melintas dan tengah menanti azan magrib pertanda buka puasa.

Baca juga :  Konsisten Tangani Kasus Perempuan dan Anak, Komnas PPA Berikan Penghargaan Kepada Polres Karawang

Tak hanya itu, Pemuda Pancasila Jatinangor juga menyerahkan santunan berupa uang tunai kepada 40 orang anak yatim di Jatinangor.

Ditemui disela acara, Ketua PAC Pemuda Pancasila Jatinangor, Syarip Wahyudi menegaskan, Pemuda Pancasila akan selalu mengedepankan kegiatan sosial sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan berbagi sembako ini setiap bulan kita giliran di tiap ranting atau pengurus tingkat desa. Kita rutin melaksanakannya. Walau jumlah penerimanya belum begitu banyak, akan tetapi kita bersyukur masih ada jalan dan rezeki untuk melaksanakannya,” ungkap Arip Ogah, sapaan akrabnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, anak yatim yang menerima santunan kemudian diajak berbuka puasa bersama.

Syarip yang juga sebagai Kepala Desa Cintamulya menerangkan, aksi sosial di bulan Ramadhan ini merupakan berkah dan akan menjadi ladang  amal ibadah bagi yang melaksanakannya.

Baca juga :  Soal Parkir Berlangganan, Ini Penjelasan Wabup Sumedang

“Lebih dari itu, kita ingin merubah paradigma, dari yang tadinya ormas PP itu diidentikan dengan ormas arogan, kini jadi elegan. Tadinya disebut sebut radikal kini kita tunjukan bahwa Pemuda Pancasila intelektual,” ungkapnya.

Aksi sosial ini juga berkat kerja sama apik 12 ketua ranting beserta pengurus Jatinangor. Adapun anggaran kegiatan murni hasil patungan dan sumbangan dari keluarga besar Pemuda Pancasila, bukan dari hasil proposal yang disebar ke setiap warga atau instansi dan perusahaan.

“Semoga kegiatan kami bisa terasa manfaatnya oleh masyarakat. Terpenting kami hanya ingin dapat imbalan dari Allah SWT, agar kita bisa diampuni dosa dan dimudahkan dalam mencari rezeki,” pungkasnya. (Abas)

Editor: Boni Hermawan

BeritaTerkait

Next Post