• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Stop Rekruitmen, DPRD Minta Pemkab Sumedang Perhatikan Nasib Honorer

Stop Rekruitmen, DPRD Minta Pemkab Sumedang Perhatikan Nasib Honorer

red cyber by red cyber
September 8, 2020
in Featured, Pemerintahan
0
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Terkait rekruitmen tenaga honorer baru di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghentikannya.

Permintaan tersebut seperti dikemukakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia usai menerima audensi dari para tenaga honorer yang tergabung dalam Gabungan Tenaga Kerja Honorer Non Kategori +35 (GTKHNK+35) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumedang, Selasa (8/9/2020).

Askur, sapaan karibnya, menyatakan, berdasarkan keterangan Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang, saat ini terjadi penambahan jumlah honorer di setiap OPD.

“Penambahan ini harus dihentikan. Bagaiamapun caranya harus dihentikan. Sebab, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Sumedang sudah banyak, yang sudah ada juga belum jelas nasibnya, apalagi saat ini di tiap OPD terus merekrut tenaga honorer baru,” kata Askur seperti diberitakan Korsum.

Baca juga :  Dukung Program KPN, Anggota Kompi 1 Yon A Pelopor Edukasi Warga Binaaan

Dia juga mengaku prihatin dengan nasib para honorer di Kabupaten Sumedang, yang hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Terlebih ada beberapa honorer yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hingga saat ini belum jelas nasibnya, karena SK-nya tidak kunjung turun. Selain itu ,ada lagi yang lolos seleksi CPNS tetapi tidak diangkat karena tidak memenuhi syarat. Terlebih banyak honorer yang umurnya diatas 35 tahun dan hingga saat ini statusnya masih saja honorer karena tidak ada kepastian untuk diangkat menjadi PNS,” papar Askur.

Baca juga :  Pejabat bank bjb Lakukan Langkah Simpatik

Untuk itu, dia meminta semua OPD segera menghentikan rekrutmen tenaga honorer baru. Dan BKPSDM harus segera berkirim surat penegasan kesetiap OPD untuk tidak menerima honorer baru apapun alasannya.

“Kami minta semua OPD menghentikan rekruitmen tenaga honorer baru. Kami juga meminta Pemkab Sumedang segera mencari solusi terkait kejelasan nasib honorer yang sudah ada,” tandasnya. (Abas)

Previous Post

Kapolresta Cirebon Sambut Komunitas Sepeda Onthel Gowes Keliling Jabar

Next Post

Dukung Pelaksanaan Tugas, Direktorat Pol PP dan Linmas Ajukan Masker dan Hand Sanitizer

BeritaTerkait

Featured

Ajak Masyarakat Bergabung, BaraJP Bogor Raya Siap Tentukan Masa Depan Bangsa

April 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Next Post

Dukung Pelaksanaan Tugas, Direktorat Pol PP dan Linmas Ajukan Masker dan Hand Sanitizer

No Result
View All Result

Berita Terkini

Ajak Masyarakat Bergabung, BaraJP Bogor Raya Siap Tentukan Masa Depan Bangsa

April 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC