BANJARBARU, – Kabupaten Tanah Bumbu kembali menorehkan prestasi di bidang investasi. Daerah berjuluk Bumi Bersujud tersebut berhasil meraih peringkat pertama sebagai kabupaten/kota dengan realisasi investasi terbesar di Kalimantan Selatan tahun 2025, dengan nilai mencapai Rp12.049.275.304.127.
Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin pada Puncak Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru, Kamis (13/8/2026).
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa Tanah Bumbu memiliki daya tarik investasi yang semakin berkembang serta potensi ekonomi yang mampu mendorong masuknya penanaman modal dalam jumlah besar.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian dari sisi angka investasi. Lebih dari itu, realisasi investasi diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, aktivitas dunia usaha, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Tanah Bumbu menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan daya saing sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi investasi yang dimiliki.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan daya saing daerah dan mengembangkan potensi investasi yang ada,” ujar Andi Rudi Latif.
Ia menegaskan, keberhasilan menarik investasi tidak boleh hanya dilihat dari besarnya nilai penanaman modal yang masuk ke daerah.
Menurutnya, investasi harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi, terbukanya lapangan kerja, berkembangnya sektor usaha, serta tumbuhnya berbagai peluang ekonomi baru.
Karena itu, Pemkab Tanah Bumbu akan terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif sehingga para pelaku usaha dan investor memiliki kepercayaan untuk mengembangkan kegiatan usahanya di daerah.
Dengan realisasi investasi mencapai lebih dari Rp12,04 triliun, Tanah Bumbu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi ekonomi dan investasi strategis di Kalimantan Selatan.
Besarnya nilai investasi tersebut juga menunjukkan bahwa potensi daerah, baik di sektor sumber daya alam, industri, perdagangan, maupun sektor ekonomi lainnya, memiliki peluang untuk terus dikembangkan secara optimal.
Investasi Diharapkan Buka Lapangan Kerja
Bupati Andi Rudi Latif menambahkan, investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
Masuknya investasi dapat mendorong berkembangnya aktivitas usaha, menciptakan kebutuhan terhadap berbagai sektor pendukung, sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, mendorong aktivitas usaha, serta membuka peluang kerja,” katanya.
Menurutnya, besarnya realisasi investasi yang dicapai Tanah Bumbu harus menjadi pijakan untuk terus mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki.
Pemerintah daerah juga diharapkan mampu memastikan pertumbuhan investasi berjalan seiring dengan pembangunan daerah dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Dengan demikian, capaian investasi tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pembangunan dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat peran Tanah Bumbu dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.
Posisi sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar di tingkat provinsi diharapkan dapat menjadi modal untuk meningkatkan kepercayaan investor serta membuka peluang investasi baru pada tahun-tahun berikutnya.

Hari Jadi ke-76 Kalsel Jadi Momentum Kolaborasi
Sementara itu, Puncak Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung dalam suasana agamis dan sederhana dengan mengusung semangat “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju.”
Momentum tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan pembangunan Kalimantan Selatan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.
Pada kegiatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman secara bergantian menyampaikan sambutan. Keduanya hadir didampingi masing-masing istri.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hari Jadi ke-76 Kalimantan Selatan juga menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus memperkuat tekad bersama menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Bagi Kabupaten Tanah Bumbu, penghargaan sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar di Kalimantan Selatan tahun 2025 menjadi capaian penting sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan iklim investasi.
Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan, Tanah Bumbu diharapkan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan investasi sekaligus memastikan setiap investasi yang masuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah Tanah Bumbu untuk terus bergerak sebagai daerah yang memiliki daya saing, terbuka terhadap investasi, serta mampu mengoptimalkan potensi ekonomi untuk mendukung terwujudnya Tanah Bumbu yang maju, makmur dan beradab. (Ag)












