• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Tekan Stunting, Ini Strategi Wali Kota Bandung

Tekan Stunting, Ini Strategi Wali Kota Bandung

red cyber by red cyber
Agustus 16, 2025
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BANDUNG,-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah dalam menekan angka stunting dengan mengusung konsep smart city yang berpadu dengan semangat gotong royong warga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memaparkan, strategi dan inovasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, lembaga zakat, hingga masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Permasalahan stunting ini bukan masalah biasa, melainkan sudah sistemik. Karena itu, kita butuh langkah bersama, dengan strategi yang tepat dan terukur,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (15/8/2025).

Berdasarkan data, jumlah keluarga berisiko stunting di Kota Bandung masih tinggi, yakni 29.474 keluarga atau sekitar 30 persen dari total keluarga. Prevalensi stunting juga mengalami kenaikan dari 16,3 persen (SKI 2023) menjadi 22,8 persen (SSGI 2024).

Baca juga :  Jelang Idul Fitri, Polres Cirebon Kota Gelar Ops Lodaya 2020

Untuk mengatasinya, Pemkot Bandung membagi percepatan penurunan stunting ke dalam empat alur utama. Pertama, inovasi berbasis pangan, ekonomi, dan perilaku. Kedua, penguatan mutu program, konektivitas, dan daya ungkit.

Ketiga, digitalisasi melalui dashboard e-Penting. Terakhir, manajemen lokus di tingkat kecamatan, kelurahan, dan keluarga.

“Dengan dashboard ini, kita bisa memetakan sebaran kasus stunting, memonitor aksi konvergensi, dan memastikan intervensi tepat sasaran,” jelas Farhan.

Sejumlah program kolaboratif pun dijalankan, seperti Rembug Stunting untuk memperkuat komitmen zero new stunting, program Bapak Asuh Stunting bersama sejumlah kolaborator, hingga pemberian PMT melalui kolaborasi Dinas Kesehatan dan Kampung KB.

Selain itu, ada juga pemanfaatan pekarangan melalui program Buruan SAE dan pembagian pangan untuk wilayah rawan stunting lewat program Pangersa (dulunya bernama Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan atau PIPPK) menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan keluarga.

Baca juga :  Kurang dari Sebulan, Tiga Motor di Sidomulyo Raib Digondol Maling

Inovasi lokal di tingkat kecamatan semakin memperkaya upaya ini, di antaranya Omaba (Ojek Makan Balita), Bursa Ting-Ting, Ngabanting (Ngajaga Balita, Ulah Stunting), Katel Besi (Kolaborasi Hotel Bebaskan Stunting), Gerakan Sedekah Satu Telur, dan Bening (Berenang Gratis untuk balita).

“Di Bandung, tidak akan pernah ada kompetisi. Kita semua sedang berkolaborasi untuk masa depan generasi emas,” tegas Farhan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemkot Bandung optimis langkah berbasis teknologi dan gotong royong ini mampu menurunkan prevalensi stunting di tahun 2025. **

 

Previous Post

Warga Antusias, Polres Bitung Gelar Gerakan Pangan Murah di Pulau Lembeh

Next Post

Bupati Sumedang: Simbol Lampion Jangan Padam!

BeritaTerkait

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)
Featured

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026
Featured

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Featured

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026
Featured

Sidang Paripurna HJS ke-448, Sumedang Catat Prestasi Nasional

April 22, 2026
Featured

HJS Ke-448, Sumedang Sediakan 2.750 Loker Lewat Job Fair

April 22, 2026
Featured

BaraJP Leuwiliang Sosialisasi, Masyarakat dan Perangkat Desa Mengapresiasi

April 22, 2026
Next Post

Bupati Sumedang: Simbol Lampion Jangan Padam!

No Result
View All Result

Berita Terkini

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026

Sidang Paripurna HJS ke-448, Sumedang Catat Prestasi Nasional

April 22, 2026

HJS Ke-448, Sumedang Sediakan 2.750 Loker Lewat Job Fair

April 22, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC