• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Terkait Jamkesda dan Jampersal, Akur Dorong Kerja sama Pemkab dengan RS AMC

Terkait Jamkesda dan Jampersal, Akur Dorong Kerja sama Pemkab dengan RS AMC

red cyber by red cyber
April 26, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Keluarga almarhum Ade Sumarni, 46, warga Dusun Sukajadi RT 03 RW 03 Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor boleh sedikit lega. Pasalnya, pasien yang meninggal dunia di RS AMC Cileunyi akibat penyakit diabetes yang dideritanya ditanggung oleh pemerintah melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Sumedang.

Sehingga, pihak keluarga tidak mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan selama di RS AMC Cileunyi. Meskipun sebelumnya, korban tidak memiliki jaminan kesehatan apapun baik BPJS Kesehatan maupun jaminan lainnya.

Sekdes Cibeusi, Agus Ruhiat mengatakan kondisi keluarga Ade Sumarni memang tergolong keluarga tidak mampu. Wanita yang ditinggal cerai suaminya 2 tahun silam itu hidup sebatang kara dan harus merawat anak anaknya. Korban memang tidak terdaftar di BPJS dan Jamkesda. Namun, sudah diajukan di DTKS dan masuk verval Jamkesda pada 2020 lalu.

“Kronologisnya pada tanggal 15 April 2021, pasien menderita sakit sampai pingsan diperjalan saat akan berobat. Karena panik, korban langsung dibawa ke RS terdekat yaitu AMC. Karena tidak terdaftar di jaminan kesehatan manapun, kemudian pihak RS AMC menyarankan keluarga untuk deposit uang sebesar Rp9 juta untuk biaya pengobatan. Itu pun hasil ngutang ke sana ke mari, karena korban keluarga tidak mampu. Kondisi korban sempat membaik selama 2 hari, gula darahnya turun. Namun, besoknya naik lagi sampai pada tanggal 21 April pasien meninggal dunia,” kata Agus.

Baca juga :  Oded Lantik 8 Lurah dan Tujuh Sekcam

Menurut Agus, karena saat itu Pemkab Sumedang belum kerja sama (MoU) dengan RS AMC Cileunyi, sehingga almarhum tidak bisa ditanggung pemerintah melalui Jamkesda. Keluarga pun panik karena biaya perawatan di RS AMC Cileunyi biaya perawatan nya semakin besar. Kemudian, pihak desa mengadukan ke anggota DPRD Sumedang Asep Kurnia untuk mendapatkan solusi.

“Kami bingung, karena korban tidak mampu, desa juga sama tidak bisa membantu karena tidak masuk BPJS secara mandiri maupun tidak memiliki KIS yang dibiayai pemerintah. Solusinya, pasien dimasukan ke program Jamkesda namun, terkendala RS AMC belum MoU dengan Pemkab,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumedang dari Partai Golkar Asep Kurnia saat dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Dinkes Sumedang untuk dilakukan kerjasama kembali antara Pemkab dengan RS AMC Cileunyi terutama dalam hal Jamkesda dan Jampersal. Sebetulnya, lanjut Akur, Dinkes Sumedang mau memindahkan pasien ke RSUD Sumedang, namun Alloh SWT menakdirkan lain. Ini pelajaran buat pemerintah untuk memastikan program jaminan kesehatan berjakan lancar dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.
Setelah kejadian itu, akhirnya pada Senin 26 April 2021 secara resmi Pemkab Sumedang kembali melakukan kerja sama dengan RS AMC untuk MoU masalah Jamkesda termasuk Jampersal. Yang dihadiri Kabid SDK Dinkes Sumedang Eki, dan pihak RS AMC Cileunyi.

Baca juga :  Kang DS Apresiasi Festival Seni dan Budaya di Cileunyi

Terpisah, Kabid SDK Dinkes Sumedang Eki membenarkan jika pasien sudah dimasukan ke program Jamkesda. Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini uang deposit yang disetorkan ke RS AMC akan dikembalikan lagi oleh pihak RS karena sudah ditanggung pemerintah melalui Jamkesda.

“Bahkan tak hanya Jamkesda, kini Pemkab Sumedang sudah MoU dengan RS AMC Cileunyi termasuk Jampersal. Warga Sumedang yang secara ekonomi tidak mampu dan tidak terdaftar di jaminan kesehatan manapun, bisa memanfaatkan fasilitas Jamkesda dan Jampersal. Namun, untuk yang Jamkesda harus tercatat di DTKS desa setempat. Kalau persalinan, akan lebih simpel karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi,” katanya.

Eki pun menambahkan, jika ada masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas Jamkesda agar mempersiapkan Surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa setempat, Surat rujukan dari Puskesmas dan RSUD, Fotocopy KTP pasien yang dirujuk, Fotocopy Kartu Keluarga pasien yang dirujuk, Surat Jaminan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten, dan Kartu Jamkesda Pasien bersangkutan (asli dan fotocopy). (Abas)

Previous Post

Gubernur DKI Jakarta Teken Kerja Sama Resi Gudang

Next Post

HUT Ke-58, PT Taspen Serahkan Bantuan Kepada Warga Tanah Bumbu

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post

HUT Ke-58, PT Taspen Serahkan Bantuan Kepada Warga Tanah Bumbu

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC