• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Usai Dipanggil Kejari, Pernyataan Ega Dinilai Publik Sangat Kontradiktif

Usai Dipanggil Kejari, Pernyataan Ega Dinilai Publik Sangat Kontradiktif

red cyber by red cyber
2025-12-03
in Featured, Hukum
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Pernyataan Ega Kibar Ramdhani dalam klarifikasinya usai pemanggilan ulang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung dalam kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang menyatakan “Semua urusan administratif ada di tangan Wali Kota. Saya pihak swasta, tidak memiliki kewenangan apapun” menuai sorotan publik khususnya warganet.

Pernyataan itu dinilai publik kontradiktif dan menjadi blunder dengan rumor yang selama ini beredar tentang perannya. Bahkan salah seorang pemerhati yang juga akktifis pergerakan di Kota Bandung Yoseph, menilai Ega seperti hendak melepaskan diri dari isu, sekaligus menggeser arah sorotan ke struktur formal pemerintahan.

“Klarifikasi yang dilakukannya seolah-olah dia mau melemparkan tanggungjawabnya dan sekaligus menggeser arah sorotan ke struktur formal pemerintahan. Ini kan bisa membuat suasana menjadi blunder dan mengundang tanggapan dari berbagai pihak,” ungkap Yoseph, Rabu (3/12/2025).

“Apalagi kalau kita plashback dia kan pernah menjadi Ketua PAC PKB Kiaracondong. Kawasan yang bukan hanya dikenal sebagai basis politik Wakil Wali Kota Erwin, tetapi juga wilayah tempat Erwin pernah memimpin Forum RW Babakan Sari. Artinya punya kedekatan khusus dengan Wakil Wali Kota,” imbuhnya.

Baca juga :  Peduli Kesehatan,Anggota Brimob Jabar Himbau Pelajar di Cirebon untuk Disiplin Prokes

Ia menegaskan adanya pemanggilan untuk kali ke dua terhadap Ega mengindikasikan adanya keterlibatan Ega dalam kasus jual beli jabatan di Pemkot Bandung.

“Penyidik tidak mungkin memeriksa dia (Ega) kalau tidak didukung oleh bukti yang kuat. Jadi jangan coba berkelit dan membuat alibi lain,” tegasnya.

Kekecewaan dan kemarahan atas klarifikasi Ega juga menuai berbagai tanggapan negatif dari para netizen diantaranya seperti komentar-komentar ini:

@davin_sadea06: “Saksi ASN nyebut kamaneh. Coba kooperatif wae, tos dua kali dipariksa.”

@kakarindingan: “Mutasi memang wewenang Wali Kota. Tapi naha pihak swasta bisa campur? Itu yang dipertanyakan.”

Baca juga :  Pastikan Bebas Narkoba, ASN di Sumedang Jalani Tes Urine

@munafikantikaum: “Kade ah Mang, ulah cuci tangan. Bisi balikna ka diri sorangan.”

@winataseptian09: “Katingalna masih aya rantai lain. Saur abdi bakal aya pemanggilan susulan.”

Komentar-komentar tersebut membuktikan ketidak percayaan dengan narasi yang beredar seputar dinamika pengelolaan jabatan. Bahkan terkesan bahwa Ega kooperatif di depan Penyidik, tetapi tidak di mata publik yang artinya blunder ucapannya menegaskan kembali adanya figur-figur “di luar sistem” memiliki pengaruh terhadap jabatan struktural.

Hingga publik pun seakan tengah dibuat menanti, serta tinggal tunggu waktu siapa yang akan ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejari Kota Bandung. Hingga kini, sudah puluhan orang saksi diperiksa dan dimintai keterangan termasuk diantaranya orang No 2 di Kota Bandung Erwin, anggota DPRD Awangga dari Nasdem dan Aa Abdul Rozak dari PKB, juga beberapa kepala dinas dan pihak swasta diantaranya, Angga dan Ega. **

Previous Post

Wabup Sumedang Paparkan Sejumlah Tantangan Pengelolaan PAD

Next Post

Ajang Paritrana Award 2024, Sumedang Borong Tiga Penghargaan

BeritaTerkait

Featured

Kapolres Bitung Sampaikan Pesan Kamtibmas Sambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

2025-12-16
Featured

Edwin Senjaya Apresiasi UNESCO, Pencak Silat Diakui Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

2025-12-16
Featured

Donny Ahmad Munir Tekankan Efisiensi dan Transformasi Digital dalam RKA 2026 Bank Sumedang

2025-12-15
Featured

Bupati Sumedang Ungkap Peran Strategis DPMPTSP sebagai Wajah Pelayanan Publik

2025-12-15
Featured

Wabup Sumedang Tinjau Sungai Cileuleuy

2025-12-15
Featured

Pertemuan TP PKK se Kalimantan Selatan, Andi Irmayani Soroti Peran Strategis Perempuan

2025-12-13
Next Post

Ajang Paritrana Award 2024, Sumedang Borong Tiga Penghargaan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Kapolres Bitung Sampaikan Pesan Kamtibmas Sambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

2025-12-16

Edwin Senjaya Apresiasi UNESCO, Pencak Silat Diakui Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

2025-12-16

Donny Ahmad Munir Tekankan Efisiensi dan Transformasi Digital dalam RKA 2026 Bank Sumedang

2025-12-15

Bupati Sumedang Ungkap Peran Strategis DPMPTSP sebagai Wajah Pelayanan Publik

2025-12-15

Wabup Sumedang Tinjau Sungai Cileuleuy

2025-12-15
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC