• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, November 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Usai Dipanggil Kejari, Pernyataan Ega Dinilai Publik Sangat Kontradiktif

Usai Dipanggil Kejari, Pernyataan Ega Dinilai Publik Sangat Kontradiktif

red cyber by red cyber
Desember 3, 2025
in Featured, Hukum
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Pernyataan Ega Kibar Ramdhani dalam klarifikasinya usai pemanggilan ulang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung dalam kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang menyatakan “Semua urusan administratif ada di tangan Wali Kota. Saya pihak swasta, tidak memiliki kewenangan apapun” menuai sorotan publik khususnya warganet.

Pernyataan itu dinilai publik kontradiktif dan menjadi blunder dengan rumor yang selama ini beredar tentang perannya. Bahkan salah seorang pemerhati yang juga akktifis pergerakan di Kota Bandung Yoseph, menilai Ega seperti hendak melepaskan diri dari isu, sekaligus menggeser arah sorotan ke struktur formal pemerintahan.

“Klarifikasi yang dilakukannya seolah-olah dia mau melemparkan tanggungjawabnya dan sekaligus menggeser arah sorotan ke struktur formal pemerintahan. Ini kan bisa membuat suasana menjadi blunder dan mengundang tanggapan dari berbagai pihak,” ungkap Yoseph, Rabu (3/12/2025).

“Apalagi kalau kita plashback dia kan pernah menjadi Ketua PAC PKB Kiaracondong. Kawasan yang bukan hanya dikenal sebagai basis politik Wakil Wali Kota Erwin, tetapi juga wilayah tempat Erwin pernah memimpin Forum RW Babakan Sari. Artinya punya kedekatan khusus dengan Wakil Wali Kota,” imbuhnya.

Baca juga :  Kalahkan BTN, bjb CLUB Basket Sukses Masuk Final

Ia menegaskan adanya pemanggilan untuk kali ke dua terhadap Ega mengindikasikan adanya keterlibatan Ega dalam kasus jual beli jabatan di Pemkot Bandung.

“Penyidik tidak mungkin memeriksa dia (Ega) kalau tidak didukung oleh bukti yang kuat. Jadi jangan coba berkelit dan membuat alibi lain,” tegasnya.

Kekecewaan dan kemarahan atas klarifikasi Ega juga menuai berbagai tanggapan negatif dari para netizen diantaranya seperti komentar-komentar ini:

@davin_sadea06: “Saksi ASN nyebut kamaneh. Coba kooperatif wae, tos dua kali dipariksa.”

@kakarindingan: “Mutasi memang wewenang Wali Kota. Tapi naha pihak swasta bisa campur? Itu yang dipertanyakan.”

Baca juga :  CEO Garudafood Temui Bupati Sumedang, Bahas Pembangunan Pabrik Baru

@munafikantikaum: “Kade ah Mang, ulah cuci tangan. Bisi balikna ka diri sorangan.”

@winataseptian09: “Katingalna masih aya rantai lain. Saur abdi bakal aya pemanggilan susulan.”

Komentar-komentar tersebut membuktikan ketidak percayaan dengan narasi yang beredar seputar dinamika pengelolaan jabatan. Bahkan terkesan bahwa Ega kooperatif di depan Penyidik, tetapi tidak di mata publik yang artinya blunder ucapannya menegaskan kembali adanya figur-figur “di luar sistem” memiliki pengaruh terhadap jabatan struktural.

Hingga publik pun seakan tengah dibuat menanti, serta tinggal tunggu waktu siapa yang akan ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejari Kota Bandung. Hingga kini, sudah puluhan orang saksi diperiksa dan dimintai keterangan termasuk diantaranya orang No 2 di Kota Bandung Erwin, anggota DPRD Awangga dari Nasdem dan Aa Abdul Rozak dari PKB, juga beberapa kepala dinas dan pihak swasta diantaranya, Angga dan Ega. **

Previous Post

Wabup Sumedang Paparkan Sejumlah Tantangan Pengelolaan PAD

Next Post

Ajang Paritrana Award 2024, Sumedang Borong Tiga Penghargaan

BeritaTerkait

Ekonomi

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026
Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Next Post

Ajang Paritrana Award 2024, Sumedang Borong Tiga Penghargaan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC