• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Warga Bandung Barat Menderita Akibat Proyek KCIC?

Warga Bandung Barat Menderita Akibat Proyek KCIC?

red cyber by red cyber
Juli 3, 2020
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT,– Setelah Presiden Jokowi mencanangkan proyek PT. KCIC atau Kereta Cepat Indonesia-China sepanjang lebih dari 142 kilometer dengan anggaran lebih dari Rp80 trilyun banyak mimpi baik didalamnya.

Dan anggaran ini sebagaimana Perpres 107/2015 disebutkan proyek tersebut tidak menggunakan APBN dan tanpa jaminan pemerintah. Namun direvisi kembali melalui Perpres 3/2016, sehingga KCIC sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN).

Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (Akarjokowi2013) dan Aliansi Wartawan Non-Mainstream Indonesia (Alwanmi) pun menyambut baik semua itu. Presiden Jokowi, Kemenhub, KemenBUMN dan para kepala daerah yang terimbas KCIC pastinya juga bermimpi KCIC ini akan berjalan lancar sebagaimana harapan.

Proyek tersebut digarap PT KCIC,  perusahaan patungan antara BUMN dengan konsorsium Cina (China Railway International Co. Ltd). Empat BUMN kemudian membentuk PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), antara lain PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII.

Dengan saham yang berbeda diantara ke-4 BUMN itu Wika 38%, PTPN VIII dan KAI 25%, Jasa Marga 12%. Adapun PT PSBI 60% saham PT KCIC. Sisa 40 % lainnya dipegang konsorsium Cina. Ini juga menjawab tudingan bahwa KCIC didominasi perusahaan China.

Baca juga :  Operasi Zebra Lodaya Libatkan TNI Hingga Satpol PP

Jalur KCIC dimulai dari Halim (Jakarta) hingga Tegal Luar (Bandung) akan berdiri 4 lokasi stasiun atau Transit Oriented Development (TOD) yaitu Halim, Karawang, Walini dan Tegal Luar. Dengan komposisi pembangunan 52 % berstruktur jembatan (73,9 km), 36,4 % berada di permukaan tanah (51,9 km), dan sisanya merupakan terowongan sepanjang 16,5 km.

“Kami, selaku warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), Akarjokowi 2013 dan Alwanmi pastinya akan terus mendukung KCIC dengan segala kekurangannya hingga akhir proyek KCIC tahun 2022 mendatang. Namun tentunya dengan beberapa catatan agar KCIC memperhatiakn lebih serius akan dampak kemacetan, banjir, debu, suara guncangan patok bumi, ketersediaan air bersih (PAM), rusaknya infrastruktur jalan, jembatan desa terkait, penyerapan tenaga kerja lokal, dan sebagainya,” demikian Arief P. Suwendi Kornas Akarjokowi2013 dan Alwanmi saat dihubungi melalui seluler, Jumat (3/7).

Jalan Desa Rusak & Pam Mati Hampir Seminggu

Dengan keluar-masuknya kendaraan KCIC melalui jalur utama Desa Cilame Khususnya RW 20 dan sekitar Desa Cilame, pastinya ada resiko. Maka mulailah KCIC membuat satgas sapu bersih jalan desa dengan melibatkan karang-taruna bagaimana menyiram atau menyapu kotoran tanah sepanjang keluar masuk kendaraan KCIC yang tekhnisnya bisa dilakukan malam hari.

Baca juga :  Zairullah Azhar Pimpin Rakor Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu

“Lainnya adalah KCIC wajib memberikan kompensasi rusaknya aliran air PAM. Sejak Senin (29/6) kepada lebih 500 warga atau pelanggan PAM wilayah Simpatik, Hegarmanah, Mutiara, Cilame Indah, dan sebagainya. Karena sejak matinya PAM, banyak warga yang mandiri mengambil air dengan ember – ember di mushola, rumah tetangga, timba sumur, dan lainnya. Hal lain, jalan Desa RW 20 ini sekarang telah menjadi jalur pintas Padalarang-Cimahi-Lembang. Sudah waktunya jalan mulus Desa RW 20 menjadi rusak dan ajang balap anak anak motor, selain bising dan rawan kecelakaan sudah waktunya pula dibuatkan polisi tidur per-250 meter,” tutur Arief.

“Ke tiga hal ini jika tidak dilakukan segera, secara tidak langsung akan mengurangi trust masyarakat kepada KCIC,” tambah Arief.

Menurutnya, KCIC bukan proyek mimpi Presiden Jokowi, namun strategis bagi sejarah bangsa dan negara besar ini. Arief menambahkan, maka wajib ditindaklanjuti oleh pihak terkait (4 BUMN) dengan benar dan cepat.

“Dan ini juga anggap sebagai pilot project disemua wilayah perlintasan KCIC, bukan hanya di KBB saja. Karena jika Menhub Budi Karya Sumadi dan MenBUMN Erick Tohir, apalagi Presiden Jokowi turun ke lapangan, selesailah kalian semua,” pungkasnya. (Rahma)

Previous Post

Retribusi Makam Di Kota Bandung Rp20.000 per Tahun

Next Post

Bang Ara Salurkan Bantuan pada Seniman Sunda

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post

Bang Ara Salurkan Bantuan pada Seniman Sunda

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC