• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, November 5, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » 8 Orang Terjangkit DBD, Dinkes Kota Banjar Dinilai “Boyot”

8 Orang Terjangkit DBD, Dinkes Kota Banjar Dinilai “Boyot”

red cyber by red cyber
Maret 8, 2020
in Featured, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BANJAR,– Sebanyak 8 warga di RT 01, RW 01 Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat terserang wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi tersebut dinilai sebagai imbas dari lambannya pemerintah untuk melakukan ansitipasi.

“Ada 8 orang warga yang terkena DBD dan dibawa ke RSUD Banjar. Benar-benar disayangkan karena Dinkes boyot (lamban, red), tidak cepat tanggap untuk turun langsung ke lingkungan,” ujar Aep, warga setempat, Sabtu (7/3/2020).

Sejauh ini, kata Aep, penanganan antisipasi DBD tidak dirasakan masyarakat, khususnya yang tinggal di Desa Raharja. Para pemangku kebijakan dinilainya hanya turun ketika ada masyarakat yang sudah terkena wabah dan meninggal.

“Mana sosialisasi atau tindakan yang membuat masyarakat paham? Sejauh ini tidak ada dan tidak sampai kepada kami. Padahal Raharja ini tempatnya tidak jauh dengan pusat kota,” keluhnya.

Baca juga :  Pemkab Tanbu Gencar Laksanakan Vaksinasi PMK pada Hewan Ternak

Aep mengungkapkan, dari 8 warga yang terkena DBD perlu tindakan cepat tangap atas persoalan DBD karena sampai saat ini belum juga ada langkah tepat dalam menangani hal tersebut.

Hal senada dikatakan Yati yang anaknya terkena DBD. Ia menyampaikan hal yang sama bahwa di Kelurahan Purwaharja hanya baru dua orang saja yang terkena DBD dan langsung ada penyemprotan poging dan di daerah Cibeureum.

“Padahal di sana hanya beberapa orang saja yang kena DBD. Di sini sudah banyak terjangkit DBD, tapi belum juga ada tindakan dan sebaiknya itu dilakukan secepatnya di daerah kami,” jelasnya.

Ditambahkan, wabah DBD semakin menjadi di musim penghujan seperti ini. Sehingga fogging seharusnya tidak hanya dilakukan satu kali, tapi minimal dua kali.

“Satu kali hanya untuk membunuh nyamuk yang sudah jadi dalam satu minggu dan kemudian harus di- fogging lagi untuk membunuh nyamuk yang masih jentik, supaya tidak terus bertambah korban DBD lagi,” ucapnya.

Baca juga :  Menjaga Lingkungan, Mendongkrak Perekonomian

Sementara itu, Mamat yang juga warga RT 01 menyampaikan data korban yang sudah masuk rumah sakit dan positif terkena DBD. Mereka ialah:

1. Imas (dewasa)

2. Salsa (anak-anak)

3. Kaka (anak-anak)

4. Kodir (dewasa)

5. Desti (anak-anak)

6. Keroh (dewasa)

7. Ida Rosmiati (dewasa)

8. Aep (dewasa)

Dengan jumlah warga yang terus terjangkit DBD, Mamat berharap agar secepatnya dinas terkait melakukan tindakan.

Kepala Desa Raharja Yayat saat dihubungi menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan dinas kesehatan.

“Saya juga khawatir dengan adanya fogging akan menimbulkan masalah baru, yaitu penyakit sesak napas. Apa pun alasannya dengan tidak mengindahkan akan resiko lain pada warga, saya berharap dinas terkait segera mengambil tindakan kongkrit,” ujarnya. (Pamungkas)

Previous Post

Kapolres Serang: Oknum DC Jangan Lagi Bertindak Seenaknya, itu Bisa Dipidanakan

Next Post

Perangi Narkotika, BNN Gandeng Danyonif Raider 301/PKS

BeritaTerkait

Ekonomi

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026
Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Next Post

Perangi Narkotika, BNN Gandeng Danyonif Raider 301/PKS

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC