TANAH BUMBU, – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Tabligh Akbar dan Haul ke-6 almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang bin La Conding Petta Tappu yang digelar di halaman Masjid Al Falah, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., serta ribuan jamaah dari berbagai daerah yang memadati lokasi acara untuk mengikuti doa bersama dan tausiah agama.
Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang diketahui merupakan ayahanda dari tokoh nasional sekaligus pengusaha sukses asal Batulicin, H. Syamsuddin Andi Arsyad atau yang dikenal luas dengan sebutan Haji Isam.
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah nasional, Das’ad Latif, yang memberikan tausiah penuh makna tentang keteladanan, amal jariyah, dan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan doa dan penghormatan kepada almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, kami turut mendoakan semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadah beliau diterima,” ujar Bupati.
Ia juga berharap kegiatan haul dan tabligh akbar tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT serta mempererat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” tambahnya.
Sementara itu, H. Muhammad Rusli yang mewakili keluarga besar almarhum menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan haul tersebut.
Ia berharap doa dan kehadiran para jamaah menjadi amal jariyah bagi almarhum sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Tanah Bumbu.
Dalam ceramahnya, Das’ad Latif mengingatkan tentang pentingnya tiga amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah wafat, yakni anak saleh yang mendoakan orang tuanya, sedekah atau harta yang bermanfaat, serta ilmu yang terus diamalkan.
Ia juga menyampaikan kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai contoh ketaatan kepada Allah SWT serta pentingnya penghormatan seorang anak kepada orang tua.
“Keteladanan orang tua akan melahirkan anak-anak yang taat dan berakhlak baik,” pesan Ustaz Das’ad Latif di hadapan ribuan jamaah.
Acara berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diwarnai antusiasme masyarakat yang mengikuti rangkaian doa bersama hingga tausiah keagamaan sampai selesai. (Ag)












