• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Berbulan-bulan Makan Kembang Pisang, Maman Butuh Uluran Tangan

Berbulan-bulan Makan Kembang Pisang, Maman Butuh Uluran Tangan

cyber by cyber
November 28, 2018
in Kronik
0
Share on FacebookShare on Twitter

PANGANDARAN,- Nasib memprihatinkan dirasakan, Maman (84 tahun), warga Kp. Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Ia Hidup dalam balutan kemisikinan hingga membuat dia selama berbulan-bulan hanya makan kembang pisang dicampur garam.

Keadaan Maman membuat sejumlah tetangga iba. Sesekali mereka yang mempunyai makan lebih, mengirimkan kepada Maman. Dengan demikian, Maman bisa mengkonsumsi makanan yang lebih layak.

Berdasarkan pantauan wartawan PatroliCyber, Maman tinggal seorang diri di sebuah rumah terbilang tidak layak huni. Sekitar dua tahun lalu, ia berpisah dengan isterinya dan dikaruniai tiga orang anak yang hingga kini dinilai tidak memperhatikan ayahnya itu. Sehari-hari Maman mengaku hanya bisa meratapi nasib kurang beruntungnya.

Dari penuturan Maman, anak pertamanya Edy Jaelani bekerja serabutan di daerah Bekasi bersama istrinya. Sedangkan anak kedua Maman, Widya Ningrum ikut bersama suaminya di Balaraja dan mengajak anak ketiga Maman, Ujang Maulana.

Baca juga :  Senang dan Sedih Pemilik Warung yang Sering Disinggahi Satgas TMMD

“Anak-anak saya semuanya pergi mengadu nasib untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing. Sedangkan anak ketiga saya, numpang di anak kedua saya,” tuturnya lirih.

Maman mengaku anak-anaknya dan saudaranya tidak memperhatikannya. Ia juga mengaku sering sakit kepala akibat penyakit vertigo

Sedangkan salah seorang tetangga Maman mengatakan, selain kembang pisang, Maman biasa mengkonsumsi jantung pisang sama garam saja.

“Sesekali, kalau pak Maman ingin merasakan makanan yang layak suka datang ke saya. Dan saya pun ridho iklas karena melihat kondisi memprihatinkan ini,” katanya.

Kendati demikian, ia mengaku tak bisa setiap saat mengurus dan membantu Maman lantatan ia pun memiliki keterbatasan ekonomi.

Baca juga :  Pecinta Senapan Angin Mendapat Arahan Polsek Jatinangor

“Saya heran, soalnya keadaan ini sudah dilaporkan pada pihak Desa …. Agar mendapat bantuan, tetapi hingga sekarang mereka acuh,” tuturnya.

Disebutkan, pihak pengurus RT 28 RW 12 sudah berulang ulang mengajukan permohonan bantuan agar Maman mendapatkan batuan dari pemerintah, namun tidak juga terealisasikan.

“Sebaliknya, untuk wilayah Desa Maruyungsari, orang-orangnya masuk katagori mampu secara ekonomi, mereka mapan, cukup sandang pangan, tapi malah mendapat bantuan,” tutur warga yang meminta tidak ditulis namanya ini.

Warga berharap agar keadaan Maman ini mendapat perhatian serius pihak pemerintah, agar Maman dapat hidup dengan lebih layak.

 

Shopia Z

Previous Post

PGRI Cabang Sidomulyo Gelar Sosialisasi Guru Menulis

Next Post

Wakapolres Sumedang Sosialisasikan Satgas Saber Pungli di Sekolah

BeritaTerkait

Featured

Dari Cimahi ke Jerman, Asep Mulyana Suherman Jebolan KDI 4 Siapkan Langkah Baru di Dunia Musik

April 16, 2026
Featured

Pempek “PALSU” Makin di Gemari di Kota Bandung Jawa Barat

April 15, 2026
Featured

Perkuat Kota Bandung sebagai Kota Industri Kreatif, Krytal Mine Skywad Hadir di Paskal Shoping Center

April 10, 2026
Featured

Bagi yang Suka Mie Bakso dan Bakmie, Ini Lokasinya yang Ada di Kota Bandung

April 10, 2026
Featured

Kecamatan Cileunyi Sosialisasikan Pengelolaan Keuangan Desa

April 9, 2026
Kronik

R. Ikbal Nurjamil Siap Bawa Perubahan Positif Desa Cilenyi Kulon

April 5, 2026
Next Post

Wakapolres Sumedang Sosialisasikan Satgas Saber Pungli di Sekolah

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC