TANAH BUMBU, – Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., menghadiri malam silaturahmi dan pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (12/08/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian pimpinan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dari Tiyas Widiarto, S.H., M.H. kepada Sukarman Sumarinton, S.H., M.H.
Selain menjadi rangkaian seremonial pergantian pimpinan, malam silaturahmi tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kalimantan Selatan.
Kehadiran Bupati Andi Rudi Latif menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus membangun hubungan kelembagaan yang harmonis dengan berbagai unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan ucapan selamat kepada Sukarman Sumarinton atas amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Bupati berharap kepemimpinan Kajati yang baru dapat terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Kalimantan Selatan.
Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Tiyas Widiarto atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kajati Kalimantan Selatan.
Menurut Bupati, kontribusi dan pengabdian pimpinan Kejaksaan Tinggi memiliki peran penting dalam menjaga penegakan hukum sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas.
Ucapan selamat dan penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas pergantian kepemimpinan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, sinergi dengan aparat penegak hukum dan unsur pemerintahan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan daerah.
Kolaborasi antarlembaga diperlukan untuk memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan, memiliki tata kelola yang baik, serta tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.
Selain itu, komunikasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga diharapkan dapat menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif dan memberikan kepastian dalam pelaksanaan pembangunan.
Karena itu, momentum malam silaturahmi dan pisah sambut Kajati Kalsel tidak hanya menjadi ajang perkenalan dan perpisahan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kelembagaan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Sinergi tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Melalui komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkelanjutan, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum diharapkan dapat terus mendukung terciptanya pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berintegritas, serta pelayanan publik yang semakin baik.
Malam silaturahmi dan pisah sambut tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kapolda Kalimantan Selatan, Pangdam, Danrem, Kepala BIN Daerah, serta jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda se-Kalimantan Selatan.
Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur Forkopimda tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kalimantan Selatan.
Bagi Tanah Bumbu, hubungan sinergis dengan pemerintah provinsi, aparat penegak hukum, serta berbagai unsur strategis lainnya akan terus diperkuat untuk mendukung agenda pembangunan daerah.
Pergantian pimpinan Kajati Kalsel diharapkan tidak mengurangi semangat kolaborasi yang selama ini telah terbangun. Sebaliknya, momentum tersebut diharapkan menjadi awal untuk semakin memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan di Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu, diharapkan dapat berjalan semakin baik, terarah, dan berkelanjutan. (Ag)












