• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Desak Batalkan Proyek Underpass Depok, Massa MGP Akan Turun ke Jalan

Desak Batalkan Proyek Underpass Depok, Massa MGP Akan Turun ke Jalan

red cyber by red cyber
Januari 27, 2022
in Featured, Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, -– Kepala Biro Investigasi Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) Agus Satria, mendesak Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Jabar, membatalkan proses lelang pembangunan simpang tidak sebidang (underpass) di Kota Depok.

Pasalnya, lelang proyek Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar dengan nilai pagu Rp 135 miliar tersebut, berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami minta hasil proses lelang itu dibatalkan. Kami siap demo besar-besaran jika panitia lelang tak bergeming,” tegas Agus, kepada wartawan, Kamis (27/1/ 2022).

Menurutnya, jumping harga penawaran Rp 108 miliar yang ditawarkan PT Nindya Karya selaku calon pemenang tender, ditenggarai tidak wajar.

Menurut Agus, penawaran harga PT Nindya Karya sebesar 20 persen itu, mirip dengan proyek underpass Sriwijaya Cimahi Rp 84 miliar yang saat ini mengalami berbagai masalah di lapangan. Termasuk molornya jadwal penyelesaian kontrak per 31 Desember 2021.

“Itu tidak wajar, terutama jika dikaitkan dengan kenaikan harga material besi yang naik hingga 30 persen. Termasuk stok terbatas PT Krakatau Steel yang tentunya bisa mengganggu kebutuhan di lapangan,”katanya.

Baca juga :  Tim Jibom Gegana Brimob Jabar Amankan Pertandingan Sepak Bola BRI Liga l

Agus pun menenggarai, harga penawaran Rp 108 miliar PT Nindya Karya berpotensi mengurangi kualitas pekerjaan proyek dengan tingkat kesuliitan tinggi. Ia mencontohkan seabrek keluhan masyarakat pada proyek underpass Sriwijaya Cimahi yang juga digarap oleh PT Nindya Karya (Persero).

“Banyak keluhan ke mereka (PT Nindya Karya). Di antaranya adalah sering timbulnya banjir saat hujan dan adanya unsur membahayakan dalam pengerjaan proyek di bagian yang beririsan dengan jalan raya. Bahkan proyek itu pernah disetop oleh DPRD Cimahi,” beber Agus.

Sebagai informasi, proyek underpass Sriwijaya Cimahi yang dijadwalkan selesai pada tanggal 31 Desember 2021, saat ini mengalami perpanjangan waktu pengerjaan selama 30 hari per tanggal 1 Januari 2022.

Menurut Agus, berdasarkan pantauan pihaknya, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 93 persen. Diperkirakan baru selesai hingga akhir Februari mendatang.

“Dikhawatirkan juga (underpass Depok) pengerjaannya akan molor, tidak sesuai bestek dan sangat berbahaya bila tejadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Terkait itu, MGP mendesak Dinas BMPR Jabar melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), berani menolak hasil lelang dengan harga yang cenderung tidak wajar tersebut. Ia pun meminta rekam jejak PT Nindya Karya di proyek underpass Sriwijaya Cimahi menjadi bahan pertimbangan.

Baca juga :  Tampar Terdakwa, Kejati Jabar Didesak Copot Oknum Jaksa

“Kami khawatir, bilamana kegiatan ini tetap berlangsung akan menjadi konflik kepentingan. Kami tidak tinggal diam, selain unjuk rasa kami akan melaporkan kasus ini ke kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegas Agus.

Sebagai informasi, pagu proyek pembangunan simpang tidak sebidang Jalan Dewi Sartika Kota Depok senilai Rp 135 miliar.

Lelang proyek, diikuti oleh 92 peserta dengan mekanisme sistem gugur. Saat ini lelang proyek tersebut sedang memasuki tahap penetapan pemenang.

PT Nindya Karya (Persero) berada diurutan pertama dengan harga penawaran Rp 108, 6 miliar, menyusul PT Caturpilar Perkasatangguh diurutan kedua dengan nilai penawaran Rp 108,8 miliar, dan PT Putera Borneo Sakti diurutan ketiga dengan nilai penawaran Rp 110,2 miliar.

Diketahui, proyek pembangunan jalan layang (flyover) dan terowongan (underpass) Dewi Sartika Kota Depok tersebut, bertujuan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Dud

 

 

 

 

Previous Post

Bang Ara Semangati Pelaku Seni Sunda Untuk Bangkit Pasca-Pandemi

Next Post

Polres Sumedang Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Billboard di Desa

BeritaTerkait

Featured

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026
Featured

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.
Featured

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)
Featured

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026
Featured

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Featured

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026
Next Post

Polres Sumedang Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Billboard di Desa

No Result
View All Result

Berita Terkini

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC