SUMEDANG,– Vaknsiasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumedang terus dikebut. Seperti hanyla Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibugel, memastikan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada warga akan sesuai yang diharapkan dan selaras dengan sasaran di tingkat kabupaten, yakni sekitar 70 persen.
Kapolsek IPTU Ucu Abdurahman didampingi, Camat Nuryadin dan Kepala PKM Cibugel, Tarya Sukarya saat monitoring vaksinasi di UPTD PKM Cibugel, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (21/9/2021) menjelaskan, Forkopimcam Cibugel terus berupaya agar proses vaksinasi berjalan lancar. Bahkan sesuai dengan targetnya yakni sekitar 70 persen atau lebih.
“Forkopimcam Cibugel juga bekerja sama dengan sejumlah pihak agar proses vaksinasi berlangsung lancar seperti. Kita merangkul Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Kader, Pemerintahan Desa (Pemdes), Komunitas masyarakat dan lainnya,” jelas Ucu.
Dikatakan, setiap kegiatan vaksinasi, sejumlah aparat gabungan dari polsek, koramil, Satpol PP juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan.
“Bahkan kami selalu mengingatkan dan mengimbau agar peserta vaksin menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat,” pungkas kapolsek.
Di tempat sama, Kepala PKM Cibugel, Tarya Sukarya mengatakan, bahwa target vaksinasi sekarang mencapai 700 orang untuk dosis ke 1. Dan jika tercapai, maka masyarakat Cibugel sudah 36 persen tervaksin atau sekitar 10.
buy symbicort online https://www.arborvita.com/wp-content/themes/spacious/img/png/symbicort.html no prescription
000 orang.
“Dari 27.000 jumlah penduduk Cibugel, yang menjadi target sasaran vaksin hanya 18.000 orang. Mulai umur 12 tahun keatas hingga lansia,” katanya.
Ia menambahkan, sisanya tinggal 20 persen warga Cibugel belum tervaksin. Terlebih, sekitar 30 persen warga Cibugel bekerja di luar daerah.
Namun demikian, imbuh Tarya, ada saja kendala saat proses vaksinasi berlangsung yakni, terkait server yang kerap ngelag saat mengecek data Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta vaksin oleh petugas.
“Hari ini saja hampir tiap Kecamatan mengalami hal yang sama. Kegiatan vaksinasi di PKM ini menggunakan server BPJS Kesehatan. Mungkin karena saat mengakses bersamaan dengan daerah lain di seluruh Indonesia menjadi kendala ngelagnya server ini,” terang Tarya.
Ia melanjutkan, rata rata lebih dari setengah jam sistem server tersebut mengalami gangguan. Setelah itu, normal kembali.
“Sejauh ini, untuk hal lain proses vaksinasi dinilai tidak ada kendala. Hanya masalah server saja,” tukas dia. (abas)












