• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Demi Pembangunan Indonesia, BARA JP Inginkan Jokowi 3 Periode

Demi Pembangunan Indonesia, BARA JP Inginkan Jokowi 3 Periode

red cyber by red cyber
April 8, 2022
in Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,– Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden / Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP), Utje Gustaaf Patty menceritakan bagaimana perjuangan Bara JP ikut mengantarkan Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden Indonesia pada tahun 2014.
Suatu hari di bulan Februari tahun 2014, beberapa hari sebelum pak Jokowi ditetapkan sebagai calon presiden oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, saya yang saat itu menjabat sebagai Sekjen DPP Bara JP 2014 dan Sihol Manullang (Ketua Umum DPP BaraJP 2014) atas dorongan Alm Cornelis Lay diundang oleh bung Muradi (Guru Besar Unpad) dan menjadi salah seorang anggota tim 11 bentukan Megawati,” ungkap Utje, kepada media ini, Jumat (8/4/2022).
Kemudian, tambah Utje, tim ini ditugaskan membantu Jokowi mempersiapkan diri menghadapi Pilpres 2014.
“Kami pun sempat ngopi santai di suatu tempat, di Episentrum Kuningan. Dalam acara santai itu, bung Muradi bertanya pada kami berdua; Abang-abang ini kalau pak Jokowi jadi Presiden, mau dijadikan apa?” kisah Utje.
“Mendengar itu, kami kaget dan tak menduga. Sejenak kemudian kami berdua menjawab: Kami BaraJP akan bubar setelah pak Jokowi terpilih menjadi Presiden. Sihol mau mengurus media online Baranews dan saya mau mendirikan Lembaga Khusus untuk mengurus air di NTT,” masih kata Utje.
Menurutnya, keinginan mengusung Jokowi menjadi presiden jelas bukan tentang periuk nasi, tapi tentang membangun negeri.
“Setelah pak Jokowi terpilih menjadi Presiden, di bulan Agustus 2014 dalam Kongres Nasional I BaraJP, pak Jokowi meminta BaraJP tidak bubar, dan berharap BaraJP bersama sekian banyak elemen relawan lain bisa menjadi mata dan telinga beliau di tengah masyarakat,” katanya.
Dan dalam suatu pertemuan lain, jelas Utje, Jokowi berjanji akan memberi perhatian lebih pada Kawasan Timur Indonesia, termasuk NTT.
“Entah sudah seberapa jauh pak Jokowi membantu pembangunan di NTT dan Kawasan Timur Indonesia lainnya, tapi sampai saat ini kami BaraJP sangat bersyukur dan mendukung pemimpin seperti beliau,” ungkapnya.
“Dan yang paling membanggakan bagi kami, bahwa pada tanggal 8 Januari 2018 beliau datang untuk menutup Rapat Koordinasi Nasional BaraJP di Pulau Rote, pulau yang secara simbolik menjadi bagian terselatan di Indonesia dan bahkan di Asia,” masih kata Utje.
Dijelaskan, rute yang sejak Kemerdekaan RI tak pernah didatangi oleh Presiden Indonesia, akhirnya setelah menunggu 73 tahun Presiden RI menjejakkan kakinya di pulau itu.
“Presiden Jokowi memberi kepastian bahwa pembangunan Republik ini berorientasi pada Indonesia Sentris yang menjamin pembangunan dan merata dan berkesinambungan di seluruh pelosok Nusantara, dan Kawasan Timur Indonesia terbangun dengan masif tanpa beliau lupa membangun Kawasan Barat Indonesia dan Kawasan Tengah Indonesia. Semua wilayah NKRI adalah anak kandung Ibu Pertiwi,” paparnya.
Untuk itu, imbuh Utje, BaraJP berpendapat bahwa Indonesia masih membutuhkan Jokowi lebih lama menjadi presiden agar Kawasan Timur Indonesia dapat mengejar ketertinggalannya.
“Ini merupakan tanggung jawab kami sebagai anak bangsa terlebih bagi yang lahir dan berdarah Indonesia Timur, bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi penerus pada para tetua dan nenek moyang kami yang memilih menjadi bagian dari NKRI — bahwa seluruh bagian NKRI ikut menikmati hasil pembangunan negeri,” ujarnya.
BaraJP berpendapat, Jokowi pantas diberi kesempatan menjalani Periode Presiden ketiga melalui Pemilu 2024.
“Kita Negara demokrasi, tentu bebas memberi pendapat. Toh harapan itu hanya dapat terwujud jika para Wakil Rakyat di MPR berhendak untuk mengamandemen UUD’45,” kata Utje.
“Mengamandemen UUD’45 jelas bukan ranah kami, dan jika kami dianggap hanya bagian kecil dari masyarakat, maka BaraJP akan tetap menyuarakan tekad dan sikap Jokowi 3 Periode yang akan kami lakukan dengan cara-cara bermartabat, yang jauh dari cara anarkis dan ini jelas bukan tentang periuk nasi,” paparnya.
“Jikapun pak Jokowi menolak, minimal kami sudah menyuarakan aspirasi kami, keluarga kami, teman-teman kami, lingkungan kami dan kelompok kami, yang berkehendak Jokowi 3 Periode,” tandas Utje. (adi)

Baca juga :  Ini Pesan Danramil Gandrungmangu pada Calon Pendukung Calon Kades
Previous Post

KUR Klaster Berbasis Komoditi Unggulan Solusi untuk Recovery UMKM

Next Post

Demi Pembangunan Indonesia BARA JP Inginkan Jokowi Tiga Periode

BeritaTerkait

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Venny Noveny bersalaman dengan sejumlah anak-anak disela rutinitas tugas sebagai wakil rakyat. (foto: istimewa)
Featured

Venny Noveny, Tiga Fungsi Utama DPRD dan Hak Rakyat

Agustus 19, 2026
Featured

Dibawah Kepemimpinan Daniel Mutaqien Golkar Jabar Siap Tancap Gas

Juli 30, 2026
Featured

Jelang Tahun Politik 2029, Wabup Sumedang Sampaikan Materi di P2P Bawaslu

Juli 15, 2026
Featured

BaraJP Bogor Raya: Dapil 5 Kabupaten Bogor Harus Jadi Basis Gajah

Juli 12, 2026
Featured

Bawa Misi Menangkan PSI di Jabar, BaraJP Temui DPW PSI Jawa Barat

Juli 12, 2026
Featured

PKS Gelar Weekend Festival: Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Aksi Peduli Lingkungan

Juni 14, 2026
Next Post

Demi Pembangunan Indonesia BARA JP Inginkan Jokowi Tiga Periode

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC