• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Ini Dia Lima Quick Wins Kemendukbangga Di Peringatan Harganas ke-32 Tahun 2025

Ini Dia Lima Quick Wins Kemendukbangga Di Peringatan Harganas ke-32 Tahun 2025

red cyber by red cyber
Juni 26, 2025
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Quick Wins Kemendukbangga, Menjadi Pesan Utama Harganas 2025

DEPOK — LIMA “Quick Wins” Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Menjadi Pesan Utama Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025. “Quick Wins” terdiri atas Lima Program Prioritas, meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah “Stunting” (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya) dan Super Aplikasi Keluarga Indonesia.

“Pada momentum peringatan Harganas ke-32 ini, program “Quick Wins” menjadi pesan utama yang akan terus disosialisasikan kepada masyarakat dan semua “Stakeholders”. Pembangunan keluarga harus dimulai dari keluarga untuk mewujudkan keluarga yang tenteram, mandiri, bahagia untuk Indonesia Maju,” jelas Staf Ahli Bidang Hukum Kelembagaan dan Reformasi Birokrasi Kemendukbangga Viktor Hasiholan Siburian pada puncak peringatan Harganas ke-32 di Alun-alun Kota Depok, kawasan Grand Depok City, Kota Depok, pada Rabu (25/6/2025).

Peringatan Harganas ke-32 Jawa Barat dihadiri sekitar 2.500 orang, terdiri atas Perwakilan Penyuluh KB dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, pos KB, TPK, kader Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat, dan masyarakat umum. Hadir di tengah ribuan warga antara lain Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Farabi el Fouza A Rafiq, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Sekretaris sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Kukuh Dwi Setiawan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok Siti Barkah Hasanah, dan sejumlah undangan lainnya.

Viktor menegaskan, momentum Harganas bukan sekadar seremonial yang dirayakan setiap tahun. Dia berharap Harganas menjadi daya ungkit strategis dalam mempercepat capaian program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dalam hal ini, Harganas merupakan penguatan komitmen bersama dalam Membangun Keluarga yang berkualitas, mendorong kesadaran masyarakat untuk berencana serta menjadikan Keluarga sebagai Pusat Pembangunan Manusia Indonesia.

Menurutnya, saat ini Kemendukbangga dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar. Lebih dari sekadar nama, Perubahan menandai arah baru pembangunan Nasional yang berbasis kepada Keluarga. Karena itu, seluruh jajaran baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, harus bergerak bersama-sama dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.

Baca juga :  Ketua Komisi D Soroti Isu Kemiskinan Hingga Program Bansos

“Seperti kita ketahui bersama bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan yang utama. Tempat terbentuknya kepribadian yang mewarnai kehidupan manusia. Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan untuk penerapan nilai-nilai agama, nilai-nilai kemanusiaan, nilai kebangsaan, nilai keadilan sosial dan nilai-nilai moral,” papar Viktor.

“Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang sehat, harmonis, dan penuh kasih sayang akan memiliki peluang yang lebih besar untuk menjadi individu yang cerdas, tangguh dan berakhlak mulia. Keluarga akan menentukan arah sosial dan moral bangsa kita,” Viktor menambahkan.

Viktor mengingatkan, saat ini keluarga Indoensia dihadapkan pada sejumlah tantangan besar. Pertama, masih tingginya angka _stunting_ di Indonesia menjadi tantangan tersendiri untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan kuat. Kedua, belum optimalnya pengetahuan orang tua mengenai pola pengasuhan serta pembinaan tumbuh kembang anak. Di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang semakin dinamis, pola pengasuhan anak memerlukan penyesuaian terhadap realitas kehidupan keluarga masa kini.

Ketiga, rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak turut menjadi kendala di dalam rumah tangga atau keluarga. Data Unicef pada 2021. Menunjukkan bahwa 20,9 persen Anak-anak di Indonesia kehilangan Kehadiran Ayah. Baik karena disebabkan Perceraian, Kematian atau Pekerjaan Ayah yang jauh dari Keluarga.

“Fenomena ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik, emosional, maupun psikologis dikenal dengan istilah “Fatherless”,” imbuh Viktor.

Keempat, lemah kualitas hidup lansia dan keterbatasan kemampuan Keluarga dalam memberikan Pendampingan serta Perawatan Jangka Panjang bagi Orangtua.

“Untuk menjawaban tantangan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN menyusun “Quick Wins” yang terdiri dari Lima Program. Pertama GENTING menjadi Program masional yang diinisiasi oleh Kementerian sebagai upaya gotong-royong lintas sektoral untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Indonesia,” ungkap Viktor.

Baca juga :  Simulasi, Tim BPBD Sumedang Berhasil Korban Terjebak Kebakaran

Menurutnya, penyelesaian masalah Stunting tidak bisa diserahkan hanya satu kepada Satu Institusi baik itu di Pemerintah Pusat maupun di Tingkat Provinsi, Kabupaten Kota. Penyelesaian persoalan masalah Stunting tidak bisa hanya diserahkan ke salah satu Dinas saja di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota.

Ke-Dua, TAMASYA menjadikan program inovasi strategis untuk menciptakan Kemandirian Keluarga dengan menyediakan Tempat Penitipan Anak (TPA) yang Berkualitas dan Berkelanjutan. Melalui Quick Wins ini. Diharapkan semua Warga Negara dalam Siap Produksi Kerja itu. Dapat bekerja termasuk para wanita dan perempuan yang mempunyai Anak.

Ke-Tiga, GATI muncul sebagai respons terhadap permasalahan Fatherless yang mengkhawatirkan di Indonesia. Melalui program ini, Kemendukbangga, mendorong keterlibatan aktif Ayah dan Calon Ayah dalam Pengasuhan Anak serta Pendampingan Remaja yang akan memasuki Usia Pranikah. Pihaknya berharap Ayah hadir di setiap proses tahapan Tumbuh Kembangnya Anak dari mulai Balita hingga dia memasuki Usia Jenjang Pernikahannya.

Ke-Empat, Sidaya merupakan integrasi kebijakan layanan terhadap Kelompok Lansia. Melalui Sidaya, Kemendukbangga berharap ada Pendampingan bagi Keluarga Lansia dan Lansia itu sendiri melalui kepedulian dan peran serta dari Multisektor.

Ke-Lima, Super Aplikasi Keluarga Indonesia mencoba menyajikan data secara terintegrasi berdasarkan kecerdasan buatan. Melalui Super App ini, akan memudahkan akan masyarakat mengakses layanan seputar Kependudukan dan Keluarga.

Viktor secara khusus mengapresiasi Perwakilan Kemendukbangga Jawa Barat yang mengemas konsep Harganas. Dalam empat pilah bakti Bangga Kencana. Viktor berharap hal ini menjadi inspirasi dan contoh bagi Provinsi, juga Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia. Dengan begitu, apa yang menjadi tujuan dapat tercapai, yakni Menciptakan Keluarga yang berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kami juga ingin mengajak seluruh unsur untuk secara Pentahelix meningkatkan partisipasi masyarakat dan Stakeholders. Dalam menjadi Orangtua Asuh untuk penurunan dan pencegahan Stunting. Kami mengajak seluruh unsur untuk meningkatkan partisipasi Perempuan dalam angkatan kerja dengan tetap memberikan Pengasuhan yang layak bagi Anak,” harap Viktor.

Previous Post

Ada Yang Berbeda di PeringatanHarganas Ke-32 Tingkat Jawa Barat

Next Post

Bupati Tanbu Mengikuti Rakoor Lintas Sektor Bersama Dirjen Tata Ruang

BeritaTerkait

Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

Bunda PAUD Tanah Bumbu Buka Workshop 1.000 Guru, Perkuat Kompetensi Pendidik Anak Usia Dini

Oktober 20, 2026
Featured

HUT ke-55 KORPRI Tanah Bumbu, Sekda Yulian Herawati Dorong ASN Perkuat Kekompakan dan Pelayanan Publik

Oktober 20, 2026
Featured

Tanah Bumbu Raih Juara 3 Stan Terbaik Trade Expo Indonesia 2026, Bupati Andi Rudi Latif Bidik Peluang Investasi

Oktober 20, 2026
Featured

Bupati Dorong Duta Baca Jadi Penggerak Literasi dan Pembangun SDM Sumedang

Oktober 19, 2026
Next Post

Bupati Tanbu Mengikuti Rakoor Lintas Sektor Bersama Dirjen Tata Ruang

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tembus 11.000 Paket, Pangdam Siliwangi dan Mitra Sosial Perluas Bantuan untuk Warga

Oktober 21, 2026

Pangdam III/Siliwangi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, KDMP Pasawahan Tuntas Dibangun

Oktober 21, 2026

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC