• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Keberadaan Otorita Rebana Harus Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Keberadaan Otorita Rebana Harus Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

red cyber by red cyber
Maret 7, 2026
in Featured, PARLEMEN
0
Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jajang Rohana, S.Pd

Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jajang Rohana, S.Pd

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengupayakan percepatan pembangunan kawasan Rebana Metropolitan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru di wilayah utara Jawa Barat.

Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jajang Rohana, S.Pd. menilai keberadaan Otorita Rebana tidak boleh hanya menjadi simbol administratif, tetapi harus mampu menjadi penggerak nyata pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Otorita Rebana ini ibarat jantung bagi ekonomi masa depan Jawa Barat. Tapi kalau tidak dioptimalkan dengan perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang kuat, potensi besar itu akan terbuang percuma,” ujar politisi senior Jajang Rohana asal fraksi PKS Jabar.

Menurutnya, sejak dicanangkan oleh pemerintah provinsi beberapa tahun lalu, kawasan Rebana telah menarik perhatian banyak investor karena keunggulan geografisnya. Lokasinya strategis, dekat dengan Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, dan akses langsung ke Tol Trans Jawa. Namun, menurutnya, implementasi di lapangan masih belum optimal.

“Kita sudah punya konsep besar—Rebana sebagai kawasan industri dan ekonomi masa depan. Tapi sekarang waktunya fokus pada action plan konkret. Jangan hanya seremonial, tapi benar-benar menyentuh aspek pembangunan ekonomi rakyat,” katanya.

Baca juga :  Sekda Jabar Apresiasi Penyelenggaraan West Java Paragliding Championship

Ia menambahkan, keberhasilan Rebana tidak boleh hanya diukur dari nilai investasi yang masuk, tetapi juga dari sejauh mana dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Optimalisasi Otorita Rebana harus diarahkan agar menjadi regulator sekaligus fasilitator yang memastikan seluruh kebijakan investasi selaras dengan pembangunan sosial dan lingkungan.

Salah satu tantangan besar dalam optimalisasi Otorita Rebana adalah koordinasi antarwilayah dan lembaga. Karena wilayah ini mencakup tujuh kabupaten/kota, maka diperlukan sistem tata kelola yang solid agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan pusat.

Lanjut politisi PKS, DPRD Jawa Barat mendukung penuh penguatan peran Otorita Rebana sebagai lembaga yang memiliki kewenangan koordinatif lintas sektor.

“Jangan sampai masing-masing daerah jalan sendiri-sendiri. Otorita Rebana harus jadi pusat kendali pembangunan, sehingga semua pihak bergerak dalam satu visi: meningkatkan ekonomi kawasan secara merata,” tegasnya

Baca juga :  Kunjungi Ponpes Al-Ma'unah, Ini Pesan Kapolresta Cirebon

Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi regulasi, terutama dalam hal perizinan investasi, pengelolaan lahan industri, dan pembangunan infrastruktur pendukung. Birokrasi yang lambat dan aturan yang tumpang tindih bisa menghambat kepercayaan investor.

Menurut Jajang, optimalisasi Otorita Rebana tidak bisa dilepaskan dari pembangunan infrastruktur konektivitas. Jalan akses dari kawasan industri ke pelabuhan dan bandara harus dipercepat, begitu pula dengan jaringan utilitas seperti listrik, air, dan telekomunikasi.

“Rebana itu punya posisi strategis, tapi kalau akses logistiknya belum efisien, maka daya tarik investasi akan berkurang. Kita harus pastikan konektivitas antar simpul ekonomi benar-benar terintegrasi,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai penting adanya keterlibatan BUMD Jawa Barat dalam mengelola potensi ekonomi di kawasan tersebut, misalnya melalui penyediaan layanan logistik, energi, hingga pengelolaan kawasan industri terpadu. Menurutnya, sinergi antara Otorita Rebana, BUMD, dan swasta bisa menjadi kunci keberhasilan ekonomi regional. **

Previous Post

Disdagri dan Polres Tanah Bumbu Lakukan Tera di SPBU Plajau, Hasil Uji Takaran BBM Justru Lebih

Next Post

Memasuki Hari ke-16, Pokja PWI Kota Bandung Kembali Berbagi Ta’jil

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post
Ketua Labkum Pers PWI Kota Bandung, Prana Yogaswara, SH bersama Ketua PWI Pokja Kota Bandung

Memasuki Hari ke-16, Pokja PWI Kota Bandung Kembali Berbagi Ta'jil

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC