• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Lakukan Studi Tiru, Tiga Daerah Ini Akui SPBE dan Penanganan Stunting Sumedang yang Terbaik

Lakukan Studi Tiru, Tiga Daerah Ini Akui SPBE dan Penanganan Stunting Sumedang yang Terbaik

red cyber by red cyber
Maret 15, 2023
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Tiga Pemerintah Kabupaten/Kota mengakui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penanganan Stunting di Kabupaten Sumedang terbaik di Indonesia.

Ketiga daerah tersebut yakni Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Secara bersamaan ketiganya datang ke Sumedang dalam rangka melakukan kunjungan Studi Tiru di Kabupaten Sumedang mengenai penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penanganan Stunting.

Rombongan studi tiru diterima Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Gedung Negara Sumedang, Selasa (14/03).

Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, SH MH mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumedang yang telah menghibahkan aplikasi SPBE kepada Kota Banjarbaru.

“Saya harap dengan adanya Hibah SPBE ini, pelayanan l kami bisa maksimal   kepada masyarakat Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Baca juga :  Tak Kenal Lelah, Polisi Sigap Bantu Dorong Mobil Mogok Saat Mudik Lebaran

Diharapkan Aditya, dengan adanya Penandatanganan Kesepakatan Bersama mengenai SPBE, maka seluruh Kabupaten/Kota bisa membangun daerah masing-masing.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo Drs. H. Muhammad Albar mengatakan, dirinya beserta dua kabupaten lainnya merasa sangat bahagia berada di Sumedang.

“Tentunya kami ingin belajar dari Kabupaten Sumedang berkaitan dengan pengelolaan pemerintahan dan khususnya dalam penanganan Stunting,” tuturnya.

Dijelaskan Akbar, pada Tahun 2022 Kabupaten Wonosobo mendapatkan peringkat ke-34 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah terkait penanganan kemiskinan dan stunting, kemudian di Tahun 2023 mendapatkan peringkat ke-16.

“Namun kami masih belum puas. Untuk itu, kami ingin terus belajar dan dengan datangnya kami ke Sumedang kami ingin mentransfer apa yang dimiliki Sumedang untuk kami bawa ke Wonosobo untuk diaplikasikan sehingga sudah tidak ada lagi stunting di Tahun 2024,” imbuhnya.

Baca juga :  Tekan Stunting, Kades Cintamulya Serahkan Bantuan Alkses pada Posyandu

Selaras dengan Kabupaten Wonosobo, Pj Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, M.Si menyebutkan, maksud dan tujuan rombongannya datang ke Sumedang ialah belajar dan mengadopsi aplikasi stunting yang sukses di Kabupaten Sumedang.

Dijelaskan Azwardi, dalam penurunan Sttunting, Kabupaten Sumedang menjadi contoh terbaik di Indonesia.

“Oleh karena itu, kami bertiga sepakat untuk mereplikasi aplikasi yang dimiliki Kabupaten Sumedang untuk diterapkan di daerah kami, terutama dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sehingga kondisi masyarakat akan lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya. (bn/bs/hms)

Previous Post

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Sumedang Apresiasi Kinerja PGRI

Next Post

Kehadiran Duta Akhlak dan Duta Zakat Diapresasi Bupati Sumedang

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Kehadiran Duta Akhlak dan Duta Zakat Diapresasi Bupati Sumedang

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC