• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pangandaran Miliki Alat PCR Seharga Rp1,4 Miliar

Pangandaran Miliki Alat PCR Seharga Rp1,4 Miliar

red cyber by red cyber
Juli 10, 2020
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PANGANDARAN,– Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata meresmikan penggunaan PCR untuk pemeriksaan COVID-19. Acara dilangsungkan di Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jumat (10/7/2020).

Pada kesempatan ini, Jeje menyampaikan bahwa PCR sangat membantu Kabupaten Pangandaran sehingga akan cepat dalam mengambil keputusan.

“Hari ini kita meresmikan penggunaan PCR untuk pemeriksaan COVID-19. PCR ini sangat membantu dalam rangka pemeriksaan covid-19 dan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penanganan covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran,” terangnya.

Menurutnya, dulu jika pasien ingin melihat hasil tes swab itu harus menunggu lumayan lama bahkan bisa berminggu-minggu.

Baca juga :  Hadiri Aktivasi dan Pelatihan Saksi DPC PKS Cangkuang, Ini Pesan Jajang Rohana

“Yang dulu positif dirawat di Pandega lama karena nunggu hasil swab, kalau yang positif itu untuk dinyatakan sembuh harus dua kali berturut-turut dinyatakan negatif. Jadi bisa kita bayangkan kalau dia dinyatakan positif, diambil swab pertama itu keluar 7 hari, maka dia 7 hari menunggu disitu, kemarin-kemarin kalau ada yang positif itu dikarantina di Pandega bisa 14-20 hari minimal,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Jeje, jangka waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan sekarang ini cukup dua jam saja.

Baca juga :  Revitalisasi Museum Polri, Kapolri: Ukir Prestasi yang Baik untuk Mengisi Lembaran Putih Sejarah

“Hari ini apabila dia positif kita rawat beberapa hari kita ambil sample PCR, 2 jam kemudian sudah kelihatan hasilnya,” tegasnya.

Jeje juga menyampaikan jika alat PCR ini cukup mahal sehingga Pemerintah Kabupaten Pangandaran harus mengeluarkan anggaran lumayan besar.

“Pengadaan PCR itu Rp1,4 milyar. Kita tidak punya uang tapi karena ini penting untuk lebih mempermudah, memperjelas, mempertegas penanganan COVID, sehingga kita punya basis data yang jelas,” pungkasnya. (sz/hms)

Previous Post

Polresta Cirebon Ungkap Sejumlah Kasus Curat, Berikut Rinciannya

Next Post

Pastikan Kodusifits Kamtibmas di Tempat Wisata, Brimob Jabar Rutin Patroli

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post

Pastikan Kodusifits Kamtibmas di Tempat Wisata, Brimob Jabar Rutin Patroli

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC