TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pelaku sosial di daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membangun sistem pelayanan sosial yang lebih responsif, cepat, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Liana Hamita, menegaskan bahwa penyelenggaraan kesejahteraan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.
“Pemerintah memiliki kewajiban menghadirkan kebijakan dan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat. Namun, keberhasilan pembangunan kesejahteraan sosial tidak akan terwujud tanpa dukungan aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, keberadaan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyelenggarakan berbagai program kesejahteraan sosial.
PSKS terdiri atas berbagai unsur, seperti relawan sosial, pekerja sosial, organisasi sosial, lembaga kesejahteraan sosial, Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan, perlindungan, pemberdayaan, serta penanganan berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Liana Hamita menjelaskan bahwa tantangan pembangunan sosial saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan seperti kemiskinan, keterlantaran, penyandang disabilitas, lanjut usia, perlindungan anak, korban bencana, hingga kelompok masyarakat rentan membutuhkan pelayanan yang profesional, cepat, tepat sasaran, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan agar seluruh pelaku kesejahteraan sosial mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal.
“Aparatur pemerintah maupun seluruh unsur PSKS dituntut terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, mengasah kemampuan teknis, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pelayanan sosial,” katanya.
Dalam sambutan Bupati juga ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat pembangunan sosial sebagai bagian dari visi daerah, yaitu ‘Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab’.
Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, tumbuhnya kepedulian sosial, kuatnya solidaritas antarwarga, serta optimalnya perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Melalui kegiatan bimtek ini, seluruh peserta diharapkan dapat memanfaatkannya sebagai ruang pembelajaran bersama untuk memperkaya pengetahuan, bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja, sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan berbagai program kesejahteraan sosial di Kabupaten Tanah Bumbu.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh unsur PSKS untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, perlindungan sosial, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Bupati berharap Bimtek Peningkatan Kapasitas PSKS Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkokoh semangat pengabdian, mempererat kolaborasi lintas sektor, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial yang lebih profesional, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi dari narasumber yang berkompeten. Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), sementara pada hari kedua peserta memperoleh pembekalan dari narasumber Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Seluruh rangkaian Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 12 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membangun SDM kesejahteraan sosial yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bumi Bersujud. (Ag)












