BATULICIN, – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mencatat capaian positif dalam kinerja pembangunan daerah, salah satunya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,52 persen pada tahun 2025, menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu dalam rangka peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026, yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Gedung DPRD Tanah Bumbu.
Dalam forum tersebut, Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang mengacu pada tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Tema tersebut yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan, Keterampilan, Ketersediaan Lapangan Kerja, Ketahanan Pangan, dan Pelayanan Kesehatan.”
Tema besar tersebut kemudian diturunkan dalam peringatan Hari Jadi ke-23 dengan semangat “SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, BerAKSI Bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing.”
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan hingga 2029
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan potensi yang dimiliki demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
“Di usia ke-23 ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan demi tercapainya visi dan misi pembangunan hingga tahun 2029,” ujar Sekda.

Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 5 Tahun
Pertumbuhan ekonomi Tanah Bumbu sebesar 5,52 persen pada tahun 2025 menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Adapun tren pertumbuhan ekonomi daerah sebelumnya yaitu: Tahun 2021: 4,23 persen; Tahun 2022: 5,45 persen; Tahun 2023: 4,84 persen; Tahun 2024: 4,82 persen; Tahun 2025: 5,52 persen.
Peningkatan ini menunjukkan adanya akselerasi pembangunan ekonomi yang cukup signifikan, sekaligus mencerminkan meningkatnya daya saing daerah.
Capaian Kinerja Pembangunan Daerah
Selain pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga memaparkan berbagai indikator capaian pembangunan lainnya, antara lain:
* Realisasi kinerja daerah mencapai 81,20 persen dengan kategori sangat berhasil
* Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 sebesar 75,09 (kategori tinggi)
* Penurunan angka kemiskinan sebesar 3,13 persen
* Keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga 100 persen
* Rata-rata lama sekolah mencapai 8,44 tahun
* Harapan lama sekolah mencapai 12,80 tahun
* Usia harapan hidup sebesar 74,44 tahun
Sektor Pangan dan Pendapatan Daerah Meningkat
Dari sektor ketahanan pangan, produksi padi gabah kering giling tercatat mencapai 58.749 ton, dengan produksi beras sebesar 34.760 ton. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami pertumbuhan sebesar 18,59 persen.
Pada sektor pembangunan desa, Indeks Desa Membangun (IDM) menunjukkan hasil positif dengan rincian:
* 110 desa berstatus mandiri
* 33 desa berstatus maju
* 9 desa berstatus berkembang
* Tidak ada desa tertinggal
Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi faktor utama dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Mari kita terus memperkuat sinergi dan melakukan akselerasi pembangunan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab,” tutupnya. (Ag)












