• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 31, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pesan Bupati Sumedang saat Evaluasi Pendapatan Daerah: Tidak Boleh Bekerja Terkotak-kotak

Pesan Bupati Sumedang saat Evaluasi Pendapatan Daerah: Tidak Boleh Bekerja Terkotak-kotak

red cyber by red cyber
Agustus 6, 2026
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati M. Fajar Aldila menghadiri kegiatan Evaluasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Negara, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan pendapatan daerah sebagai salah satu instrumen utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Sumedang.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa peningkatan dan pengelolaan pendapatan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melainkan merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan sumber-sumber pendapatan.

“Karena itu kita tidak boleh bekerja secara terkotak-kotak. Semua harus bergerak bersama dalam satu tujuan. Pendekatan pembangunan yang kita gunakan adalah mobilisasi, orkestrasi, dan kolaborasi pentahelix. Cara inilah yang kita terapkan dalam membangun daerah, mengelola pemerintahan, termasuk dalam mengelola pendapatan daerah,” ujar Dony.

Menurutnya, pendapatan daerah bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi merupakan ukuran kemampuan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pendapatan daerah harus mampu menghadirkan pembangunan yang dirasakan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat sejatinya adalah investasi daerah yang akan kembali dalam bentuk jalan yang lebih baik, sekolah yang lebih layak, puskesmas yang semakin berkualitas, serta pelayanan publik yang semakin prima. Pada akhirnya, semua itu bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Baca juga :  Cegah OMICORN, Polsek Rancasari Laksanakan Woro woro Sosialisasikan Prokes

Bupati juga menekankan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada penyampaian capaian semata, tetapi harus menghasilkan solusi dan langkah nyata yang dapat segera dilaksanakan.

“Keberhasilan evaluasi bukan hanya karena kegiatan ini terlaksana, tetapi ketika setelahnya kita memiliki komitmen yang kuat untuk menyusun rencana aksi yang jelas, lengkap dengan target, jadwal pelaksanaan (timeline), serta indikator keberhasilannya,” tegasnya.

Selain itu, Dony meminta seluruh perangkat daerah terus memperkuat validasi dan pemutakhiran data wajib pajak agar potensi pendapatan dapat tergali secara optimal.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan maupun penagihan pajak dan retribusi guna meningkatkan efektivitas, transparansi, serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.

“Digitalisasi harus menjadi bagian dari transformasi pelayanan. Dengan sistem yang semakin baik, pelayanan kepada masyarakat akan semakin mudah sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menghimpun pendapatan daerah secara optimal,” katanya.

Menurut Bupati, semakin besar kemampuan pemerintah meningkatkan pendapatan daerah, semakin besar pula ruang fiskal yang dimiliki untuk membiayai berbagai program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga :  Diduga Jadi Tujuan Perlintasan Mudik, Minggu ini Cirebon Masuk Zona Merah

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang Rohana menjelaskan, Bapenda memiliki tugas strategis dalam mengelola pendapatan daerah secara profesional, akuntabel, dan transparan.

Menurutnya, selain melaksanakan pemungutan pajak dan retribusi daerah, Bapenda juga bertanggung jawab menyusun perencanaan, penganggaran, pelaporan kinerja, perumusan kebijakan teknis, penyusunan standar operasional prosedur, pengembangan potensi pendapatan daerah, hingga pengembangan pelayanan pajak dan retribusi berbasis teknologi informasi.

“Peran Bapenda tidak hanya sebatas melakukan pemungutan, tetapi juga meliputi perencanaan, pelayanan, koordinasi, pengawasan, evaluasi, serta pengembangan berbagai potensi pendapatan daerah agar terus meningkat,” ujarnya.

Rohana menyebutkan, sasaran utama Bapenda adalah meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total pendapatan daerah. Indikator tersebut menunjukkan tingkat kemandirian fiskal Kabupaten Sumedang.

Ia mengungkapkan bahwa kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Pada tahun 2021 kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah masih berada pada kisaran 18 hingga 19 persen. Sementara pada tahun 2026 telah meningkat menjadi sekitar 20 hingga 25 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah terus mengalami peningkatan, sehingga kapasitas pemerintah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin kuat,” pungkasnya. (hms/bon)

Previous Post

Bayi Perempuan Ditemukan di Terminal Kalipucang, Polisi Telusuri Keberadaan Orang Tua

Next Post

Polda Jabar Tangkap Dua Terduga Penyebar Konten Provokatif di Threads

BeritaTerkait

Featured

Komisi V DPRD Jabar Dukung PWI Rebut Kembali Juara Umum Porwanas 2027

Oktober 31, 2026
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P.
Featured

Terkait Pembongkaran Bangunan Liar, Erick Berharap Penegakan Hukum Tersebut Konsisten

Oktober 31, 2026
Featured

Bukan Sekadar Menduduki Jabatan, Bupati Sumedang Minta Pejabat Baru Berani Taklukkan Medan

Oktober 30, 2026
Featured

Lantik 222 ASN, Bupati Sumedang Tekankan Integritas, Inovasi dan Orientasi Pelayanan

Oktober 30, 2026
Featured

Sumedang Bidik 10 Besar di Porprov XV Jawa Barat

Oktober 30, 2026
Featured

BAZNAS Jabar Resmikan Program Pipanisasi Sanitasi Air Bersih di Tasikmalaya

Oktober 30, 2026
Next Post

Polda Jabar Tangkap Dua Terduga Penyebar Konten Provokatif di Threads

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi V DPRD Jabar Dukung PWI Rebut Kembali Juara Umum Porwanas 2027

Oktober 31, 2026

OPINI: Menakar Putusan MA 742 K/TUN/2026

Oktober 31, 2026
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P.

Terkait Pembongkaran Bangunan Liar, Erick Berharap Penegakan Hukum Tersebut Konsisten

Oktober 31, 2026

Bukan Sekadar Menduduki Jabatan, Bupati Sumedang Minta Pejabat Baru Berani Taklukkan Medan

Oktober 30, 2026

Lantik 222 ASN, Bupati Sumedang Tekankan Integritas, Inovasi dan Orientasi Pelayanan

Oktober 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC