• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Polemik Rp45 Ribu di Sayang Heulang Berakhir Damai, Pengelola Minta Wisatawan Tak Ragu Berkunjung

Polemik Rp45 Ribu di Sayang Heulang Berakhir Damai, Pengelola Minta Wisatawan Tak Ragu Berkunjung

red cyber by red cyber
April 10, 2026
in Regional
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Share on FacebookShare on Twitter

GARUT, patrolicyber.com – Polemik biaya Rp45 ribu yang sempat viral di objek wisata Sayang Heulang saat libur Lebaran 2026 disebut telah berakhir damai. Pihak pengelola bersama unsur terkait menyatakan persoalan itu sudah diklarifikasi dan diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga diharapkan tidak lagi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
ㅤ
Kepala UPT pariwisata, Iwan Siswandi, menjelaskan bahwa klarifikasi dilakukan setelah muncul konten di media sosial yang mempersoalkan biaya masuk dan parkir di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, pihak yang mengunggah video, saksi di lapangan, serta pihak terkait telah dipertemukan untuk membahas persoalan yang sempat ramai dibicarakan itu.
ㅤ
“Alhamdulillah hari ini sudah diklarifikasikan dengan yang mengontenkan ini, juga saksi-saksinya. Sudah meminta maaf semua, sudah ada penyelesaian,” ujar Iwan dalam video klarifikasi.
ㅤ
Ia menilai kejadian itu menjadi pelajaran bagi semua pihak agar persoalan di lapangan tidak langsung dibawa ke media sosial tanpa memahami duduk masalahnya lebih dulu. Menurut Iwan, penyebaran informasi yang tidak utuh dapat menimbulkan salah paham yang lebih besar, bahkan bisa bersinggungan dengan persoalan hukum.
ㅤ
“Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali untuk ke depannya dan juga pihak-pihak lain tidak begitu mudah memviralkan masalah ini, karena ini sedikitnya menyangkut dengan hukum-hukum yang terkait,” katanya.
ㅤ
Dalam keterangannya, Iwan juga menegaskan kawasan wisata Sayang Heulang tetap dalam kondisi tertib, aman, dan nyaman untuk dikunjungi. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu untuk tetap datang menikmati objek wisata tersebut.
ㅤ
“Kepada seluruh pengunjung, untuk mengunjungi objek wisata Sayang Heulang, karena Sayang Heulang Alhamdulillah tertib, aman, dan nyaman untuk dikunjungi,” ucapnya.
ㅤ
Salah satu pihak yang turut hadir dalam video klarifikasi juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat berkembang di media sosial. Menurut penjelasannya, persoalan yang viral itu berawal dari kesalahpahaman, bukan sengketa yang tidak bisa diselesaikan.
ㅤ
Ia juga mengingatkan, bila ada pengunjung yang merasa keberatan atau belum memahami tata cara pembayaran di lokasi wisata, pengaduan seharusnya dapat langsung disampaikan kepada petugas terdekat atau ke pos yang tersedia, bukan langsung dibawa ke ruang publik tanpa penjelasan lengkap.
ㅤ
“Kalau memang ada yang merasa keberatan silakan mengadu ke petugas yang terdekat ataupun ke pos tersebut,” ujarnya.
ㅤ
Polemik ini sebelumnya mencuat setelah ada unggahan yang mempersoalkan pembayaran Rp45 ribu untuk satu sepeda motor. Dalam klarifikasi yang beredar, nominal itu disebut bukan tarif parkir semata, melainkan gabungan dua tiket masuk masing-masing Rp20 ribu ditambah parkir motor Rp5 ribu.
ㅤ
Ramainya suasana libur Lebaran disebut ikut memperkeruh situasi, terlebih karena masih ada karcis lama yang digunakan sehingga menimbulkan tafsir berbeda di kalangan pengunjung. Dari sini, persoalan yang seharusnya bisa dijelaskan di lokasi justru berkembang menjadi perbincangan luas di media sosial.
ㅤ
Kini, setelah penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan, pengelola berharap peristiwa itu menjadi evaluasi bersama. Tidak hanya bagi petugas di lapangan, tetapi juga bagi pengunjung agar lebih mengutamakan klarifikasi langsung sebelum menyebarkan persoalan ke publik. Dengan begitu, Sayang Heulang diharapkan tetap dikenal sebagai destinasi wisata yang nyaman dikunjungi, baik saat musim liburan maupun di hari biasa.**

Baca juga :  Aktivitas Sektor 21 Subsektor 02 Cileunyi Padat dan Membina Kebersihan
Tags: Iwan Siswandiklarifikasi Sayang HeulangLibur Lebaranparkir wisataSayang Heulangtiket wisataUPT pariwisataVideo Viralwisata Garutwisata pantai Garut
Previous Post

Bang Arul Resmi Buka Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 di Pagatan

Next Post

Pemerintah Kota Bandung Apresiasi Tim Penggerak PKK Kota Bandung

BeritaTerkait

Regional

LSM Pemuda Geruduk Kejati Jabar, Desak Usut Proyek Rumah Dinas Wali Kota Cimahi

April 24, 2026
Featured

BaraJP Leuwiliang Sosialisasi, Masyarakat dan Perangkat Desa Mengapresiasi

April 22, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Minahasa, Arthur Palilingan.
Featured

Kadisdik Minahasa Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Komitmen Sekolah Aman

April 14, 2026
Ekonomi

BRI Cirebon Gunung Jati Salurkan Bantuan Mobil Jenazah, Dukung Layanan Sosial Yayasan Al Akbar untuk Warga Argasunya

April 13, 2026
Regional

Buntut Pelarangan Liputan Rapat BGN, Tian Kadarisman Tuding Deputi Pemantauan Badan Gizi Nasional Alergi Transparansi

April 11, 2026
Regional

Camat Parigi Pimpin Aksi Bersih Jalan di Desa Cintaratu, Ajak Warga Rutin Jaga Kebersihan

April 10, 2026
Next Post

Pemerintah Kota Bandung Apresiasi Tim Penggerak PKK Kota Bandung

No Result
View All Result

Berita Terkini

Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026

LSM Pemuda Geruduk Kejati Jabar, Desak Usut Proyek Rumah Dinas Wali Kota Cimahi

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026

Musisi Top, Bintang Sinetron, Siap Meriahkan Karnaval SCTV di Kota Bandung

April 24, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bandung, di Hotel Papandayan.

DPRD Dorong Implementasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak

April 23, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC