• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Polemik Rp45 Ribu di Sayang Heulang Berakhir Damai, Pengelola Minta Wisatawan Tak Ragu Berkunjung

Polemik Rp45 Ribu di Sayang Heulang Berakhir Damai, Pengelola Minta Wisatawan Tak Ragu Berkunjung

red cyber by red cyber
April 10, 2026
in Regional
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Share on FacebookShare on Twitter

GARUT, patrolicyber.com – Polemik biaya Rp45 ribu yang sempat viral di objek wisata Sayang Heulang saat libur Lebaran 2026 disebut telah berakhir damai. Pihak pengelola bersama unsur terkait menyatakan persoalan itu sudah diklarifikasi dan diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga diharapkan tidak lagi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
ㅤ
Kepala UPT pariwisata, Iwan Siswandi, menjelaskan bahwa klarifikasi dilakukan setelah muncul konten di media sosial yang mempersoalkan biaya masuk dan parkir di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, pihak yang mengunggah video, saksi di lapangan, serta pihak terkait telah dipertemukan untuk membahas persoalan yang sempat ramai dibicarakan itu.
ㅤ
“Alhamdulillah hari ini sudah diklarifikasikan dengan yang mengontenkan ini, juga saksi-saksinya. Sudah meminta maaf semua, sudah ada penyelesaian,” ujar Iwan dalam video klarifikasi.
ㅤ
Ia menilai kejadian itu menjadi pelajaran bagi semua pihak agar persoalan di lapangan tidak langsung dibawa ke media sosial tanpa memahami duduk masalahnya lebih dulu. Menurut Iwan, penyebaran informasi yang tidak utuh dapat menimbulkan salah paham yang lebih besar, bahkan bisa bersinggungan dengan persoalan hukum.
ㅤ
“Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali untuk ke depannya dan juga pihak-pihak lain tidak begitu mudah memviralkan masalah ini, karena ini sedikitnya menyangkut dengan hukum-hukum yang terkait,” katanya.
ㅤ
Dalam keterangannya, Iwan juga menegaskan kawasan wisata Sayang Heulang tetap dalam kondisi tertib, aman, dan nyaman untuk dikunjungi. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu untuk tetap datang menikmati objek wisata tersebut.
ㅤ
“Kepada seluruh pengunjung, untuk mengunjungi objek wisata Sayang Heulang, karena Sayang Heulang Alhamdulillah tertib, aman, dan nyaman untuk dikunjungi,” ucapnya.
ㅤ
Salah satu pihak yang turut hadir dalam video klarifikasi juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat berkembang di media sosial. Menurut penjelasannya, persoalan yang viral itu berawal dari kesalahpahaman, bukan sengketa yang tidak bisa diselesaikan.
ㅤ
Ia juga mengingatkan, bila ada pengunjung yang merasa keberatan atau belum memahami tata cara pembayaran di lokasi wisata, pengaduan seharusnya dapat langsung disampaikan kepada petugas terdekat atau ke pos yang tersedia, bukan langsung dibawa ke ruang publik tanpa penjelasan lengkap.
ㅤ
“Kalau memang ada yang merasa keberatan silakan mengadu ke petugas yang terdekat ataupun ke pos tersebut,” ujarnya.
ㅤ
Polemik ini sebelumnya mencuat setelah ada unggahan yang mempersoalkan pembayaran Rp45 ribu untuk satu sepeda motor. Dalam klarifikasi yang beredar, nominal itu disebut bukan tarif parkir semata, melainkan gabungan dua tiket masuk masing-masing Rp20 ribu ditambah parkir motor Rp5 ribu.
ㅤ
Ramainya suasana libur Lebaran disebut ikut memperkeruh situasi, terlebih karena masih ada karcis lama yang digunakan sehingga menimbulkan tafsir berbeda di kalangan pengunjung. Dari sini, persoalan yang seharusnya bisa dijelaskan di lokasi justru berkembang menjadi perbincangan luas di media sosial.
ㅤ
Kini, setelah penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan, pengelola berharap peristiwa itu menjadi evaluasi bersama. Tidak hanya bagi petugas di lapangan, tetapi juga bagi pengunjung agar lebih mengutamakan klarifikasi langsung sebelum menyebarkan persoalan ke publik. Dengan begitu, Sayang Heulang diharapkan tetap dikenal sebagai destinasi wisata yang nyaman dikunjungi, baik saat musim liburan maupun di hari biasa.**

Baca juga :  HUT Lantas ke- 64 Ditlantas Polda Jabar Gelar Khitanan Massal, Wakapolda: Wujudkan Kepedulian Sosial Polda Jabar
Tags: Iwan Siswandiklarifikasi Sayang HeulangLibur Lebaranparkir wisataSayang Heulangtiket wisataUPT pariwisataVideo Viralwisata Garutwisata pantai Garut
Previous Post

Bang Arul Resmi Buka Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 di Pagatan

Next Post

Pemerintah Kota Bandung Apresiasi Tim Penggerak PKK Kota Bandung

BeritaTerkait

Featured

Agus Satria Desak Kejati Jabar Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Bupati Pangandaran Terkait Infak Rp105,8 Juta

Oktober 17, 2026
Featured

Kejati Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pupati Pangandaran, Pelapor Soroti Dana Infak ASN

Oktober 16, 2026
Regional

Dikunjungi 1.201 Wisatawan, Citumang Pangandaran Siapkan Body Gate dan Dua Camping Ground

Oktober 11, 2026
Featured

Krisis Kekeringan Ancam 9 Kecamatan, Bupati Citra Didesak Batalkan Acara Milangkala Pangandaran ke-14

Oktober 11, 2026
Featured

Rakyat Mencekik Dahaga, Carnaval Menggema: Bupati Pangandaran Dipertanyakan Soal Prioritas!

Oktober 8, 2026
Featured

Ketua PWI Jabar Ingatkan Wartawan Dituntut Mengedepankan Kode Etik Jurnalistik

Oktober 7, 2026
Next Post

Pemerintah Kota Bandung Apresiasi Tim Penggerak PKK Kota Bandung

No Result
View All Result

Berita Terkini

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC