• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Sektor 21 Lokalisir Lubang Limbah Cair PT. Pulau Mas Texindo

Sektor 21 Lokalisir Lubang Limbah Cair PT. Pulau Mas Texindo

cyber by cyber
Oktober 22, 2019
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Satgas Sektor 21 Subsektor 13 Cimahi Selatan bersama Subsektor 11 Lagadar Senin (21/10) menutup lubang pembuangan limbah cair PT. Pulau Mas Texindo di jalan raya Lagadar Margaasih Kab. Bandung.

Menurut Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat tindakan penutupan lubang pembuang limbah cair pabrik itu dilakukan berdasarkan temuan Satgas Sektor 21 karena limbah cair kotor, keruh kekuning-kuningan itu telah mencemari aliran air sungai Babakan Mencut.

Dikatakannya, sungai itu juga berada di wilayah Subsektor 11 Lagadar. Karena itu, kedua Subsektor, 11 dan 13 bersama-sama pada saat patroli menemukan aliran air sungai itu keruh, kotor dan kekuning- kuningan dan ternyata akibat pabrik itu mengeluarkan limbah kotor itu ke sungai Babakan Mencut.

Kedua Satgas itu segera menelusuri datangnya limbah kotor itu dan ternyata dari pabrik PT. Pulau Mas Texindo saat itu pula atas perintah Dansektor 21, Satgas menutup lubang pembuangan limbah pabrik dengan terlebih dahulu memberitahu pemilik pabrik, Subrata.

Baca juga :  Angin Puting Beliung Menerjang Rancaekek, Sejumlah Rumah Rusak

Kedua Subsektor itu meyakinkan kepada pemilik pabrik bahwa kondisi IPAL pabrik harus segera diperbaiki. Sementara di PT Pulo Mas ikan hidup bukan di outlet namun di akuarium yang tidak teraliri outfall pabrik.

Padahal menurut parameter Satgas, ikan bisa hidup di outlet yang dialiri air pembuangan yang bersih. “Tentu saja ikan di akuarium tanpa dialiri air pembuangan yang kotor bisa hidup,” tegas Satgas.

Sebelum lubang pembuangan limbah dicor, Satgas Peltu Ayi Suryana dan Serka Lilik terlebih dahulu menjelaskan perihal tindakan pengecoran itu di hadapan pemilik pabrik, 4 perwakilan serikat pekerja di pabrik itu beserta awak media.

Baca juga :  Diresmikan Presiden Prabowo, Ini Keunggulan PLTA Jatigede

Managemen Pabrik PT Pulo Mas, Subrata saat ditemui awak media, mengatakan bahwa air yang keluar dari lubang pembuangan bukanlah air limbah tetapi air dari bekas pembersihan gorong-gorong sehingga air yang keluar berwarna. “Kami melakukan bersih-bersih dipabrik rutin dilakukan satu kali dalam satu minggu. Air yang keluar menjadi agak kotor dan berwarna karena bercampur lumut dan itu tidak berbahaya“, pungkas Subrata.

Penutupan saluran limbah tetap dilakukan atas dasar temuan air limbah kotor dari perusahaan tersebut saat Satgas patroli sungai.

Menurut Kolonel Yusep, pengecoran ini bersifat sementara. Namun itu tergantung kepada usaha yang dilakukan manajemen pabrik. Semakin cepat perbaikan, cepat pula coran dibuka lagi.**

Elly

Previous Post

Dukung West Java Paragliding World Championship 2019, Pokja Wartawan Sumedang Adakan Lomba Vlog

Next Post

Satgas 21-06 Bersihkan Sampah dari Sungai Citepus Kp.Sekeandur

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Satgas 21-06 Bersihkan Sampah dari Sungai Citepus Kp.Sekeandur

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC