• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Seleksi Terbuka Sekda Kab Sumedang Dianggap Menuai Kontroversi, Bupati Menyangkal

Seleksi Terbuka Sekda Kab Sumedang Dianggap Menuai Kontroversi, Bupati Menyangkal

cyber by cyber
November 19, 2018
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Seleksi terbuka bagi pejabat pimpinan tinggi Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Sumedang dianggap bakal menuai kontroversi. Sebab, proses penjaringan untuk jabatan orang nomor tiga dalam pemerintahan Kab. Sumedang itu terendus adanya dugaan kepentingan pribadi.

Gal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Konsorsium Putra Jaya Raya yang juga Ketua LSM Komite Nasional Pengawas Kebijakan Publik, Asep Surya Nugraha kepada sejumlah wartawan, Senin (19/11/2018).

Proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Sumedang pada Senin (19/11/2018) di Pusat Kajian dan Pendidikan, Pelatihan Aparatur I Lembaga Administrasi Negara (LAN) jalan Kiara Payung KM 4,7 Jatinangor Sumedang ini akan diikuti oleh empat orang peserta pendaftar, yakni Ayi Rusmana yang kini menjabat Kepala BPBD Kab. Sumedang, Endah Kusyaman (Asisten Pemerintahan), Herman Suryatman Sekretaris Deputi Bidang SDM dan Aparatur pada Kemenpan RB dan Sonson M. Nurikhsan Kepala Dinas Pendidikan.

“Keempat peserta seleksi itu, dijadwalkan akan mengikuti seleksi dari panitia seleksi (pansel). Seperti penulisan makalah, kompetensi dan terakhir adalah seleksi wawancara yang akan dilaksanakan pada Selasa (4/12/2018) mendatang,” katanya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Brimob Polda Jabar Bagikan Masker

Namun demikian, imbuh Asep, proses seleksi tetaplah seleksi. Bahkan pihaknya menduga, dari keempat orang peserta ini, yang akan lolos sebagai Sekda adalah Herman Suryatman. “Sebab, lolosnya Herman Suryatman sebagai Sekda Sumedang nanti, diduga sudah ada setingan dari Bupati Sumedang,” terangnya.

Asep Surya menegaskan, dirinya mewanti-wanti pihak terkait atau pansel agar dalam proses penjaringan jabatan sekda jangan sampai ada indikasi sebuah setingan belaka.

“Pastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Terlebih dapat melihat rekam jejak masing-masing para calon sekda ini. Saya tahu persis rekam jejak mereka, meski pada akhirnya keputusan ada di tangan bupati itu sendiri,” ucapnya.

Asep mengakui, meskipun dari keempat orang calon sekda itu memiliki rekam jejak yang berbeda, terutama disisi negatifnya, namun pansel dan bupati harus bisa mempertimbangkan kembali, jangan sampai jejak negatif terdahulu menjadi duri di kemudian hari.

“Ada beberapa contoh rekam jejak, diantara mereka ada yang pernah ketergantungan dengan obat terlarang, ada pula persoalan terkait laporan pertanggungjawaban
Program Pendanaan Kompetisi Indeks Pembangunan Manusia (PPK IPM) tahun 2010, senilai Rp 48 miliar anggaran dari Pemprov. Jabar dan rekam jejak lainnya. Sejatinya, jangan sampai sejumlah persoalan yang telah dilakukannya terdahulu menjadi bumerang bagi bupati atau yang bersangkutan. Apalagi dikemudian hari hingga berurusan dengan hukum,” katanya.

Baca juga :  Kembangkan Karakter Entrepreneur, Siswa Berprestasi SMKN 2 Simpang Empat akan Diberangkatkan ke Jepang

Menyangkal

Di tempat terpisah, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyangkal dugaan setingan itu. Dia menegaskan, bahwa dalam proses seleksi jabatan Sekda Sumedang tidak ada setingan darinya.

“Semuanya dilaksanakan sesuai prosedur. a
Adapun hasilnya nanti, itu kan berdasarkan dari pansel. Sah-sah saja orang menilai seperti apa, namun perlu diketahui bahwa proses seleksi dilaksanakan secara profesional, transparan dan obyektif. Kita tunggu hasilnya seperti apa nanti,” katanya.

Tentunya, imbuh Dony, semuanya berharap siapapun yang akan menjadi Sekda nanti pastinya memiliki kapabilitas dan kemampuan dalam mengemban tugasnya.
buy remdesivir online https://gaetzpharmacy.com/remdesivir.html no prescription

Abas

Previous Post

PNFI Diduga Ada Pungli Rp 5 Juta Per Kecamatan

Next Post

Wujud Empati, Dandim Cilacap Langsung Besuk Anggota yang Sakit

BeritaTerkait

Featured

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026
Featured

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.
Featured

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)
Featured

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026
Featured

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Featured

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026
Next Post

Wujud Empati, Dandim Cilacap Langsung Besuk Anggota yang Sakit

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC