• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Sempat Alami Depresi Berat, Korban KDRT Surati Presiden Minta Perlindungan Hukum

Sempat Alami Depresi Berat, Korban KDRT Surati Presiden Minta Perlindungan Hukum

red cyber by red cyber
Desember 30, 2021
in Featured, Kronik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung,- Sempat mengalami depresi berat, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Siti Susanti melaporkan suaminya MF atas penyekapan ke Polda Jawa Barat Senin, 27 Desember 2021, dengan surat laporan polisi LP no LP/B/1004/XII/2021/SPKT/Polda Jabar.

 

Kuasa hukum korban, Nandang Suwinda SH mengatakan, kasus tersebut berawal dari pertengkaran yang terjadi di Cafe Insider Gedung Persada milik suaminya (MF) di Cileunyi Kabupaten Bandung.

 

Saat itu, MF menuduh Siti telah menggelapkan uang cafe sebesar Rp.2 juta hingg membuat MF marah besar dan mencerca korban dengan kata-kata kasar di hadapan para karyawannya.

 

“Kejadian itu membuat korban depresi dan meminta pulang ke rumah orang tuanya. Namun suami tidak mengijinkan bahkan mengancam akan menganiaya korban jika keluar rumah tanpa ijin darinya,”ucap Nandang didampingi pengacara senior Ijudin Rahmat, Rabu, (29/12).

 

Ia melanjutkan, pertengkaran terjadi lagi di pada Kamis (23/12) dimana korban dibentak dengan kata-kata kasar karena ingin pulang ke rumah orang tua yang berujung suaminya marah dan menceraikannya malam itu juga.

 

Namun setelah mengucapkan talak kepada korban, Siti tidak boleh pulang sebelum uang pernah diberikan oleh pelaku pada ibunya di kembalikan.

Baca juga :  Waspada Corona, Anggota Brimob Jabar Getol Ajak Masyarakat Taati Prokes

 

Sehingga malam itu terjadi penyekapan terhadap korban sampai pagi.

 

“Ibu dan keluarga korban datang untuk mengembalikan uang yang diminta oleh MF dan membawa korban pulang,”ujar Ijudin

 

Setelah pulang ke rumah korban mengalami depresi berat, sehingga keluarga membawa ke rumah sakit Santosa untuk pengobatan.

 

“Kami dizolimi dan di takut-takuti karena mereka merasa keluarga pejabat dan pejabat kepolisian. Padahal dari mulai awal pernikahan, kami sudah di buat malu mereka tak bawa uang sepeserpun. Setelah menikah anak saya sering diperlakukan tidak manusiawi sampai uang yang saya minta sebagai ibu mertuanya harus di kembalikan dengan menahan anak saya semalaman,”ucap Imas ibunda korban kepada awak media Rabu, (29/12).

 

Imas pun menambahkan, selama perjalanan dari Pangandaran ke Bandung untuk menjemput, anaknya yakni Siti, dirinya merasa khawatir dan tidak tenang.

 

Pasalnya, Siti terus menelepon dan video call ingin bunuh diri.

 

“Saya tidak tenang selama perjalanan ke Bandung, karena anak saya (Siti) terus video call ingin bunuh diri. Benar- benar biadab kalau saya tahu kelakuannya (MF) seperti itu, saya tidak akan pernah mengijinkan mereka menikah,”ujar ibu dari 5 orang anak ini.

Baca juga :  Dansubsektor 14 Cimahi Utara: Pentingnya Memelihara & Menjaga Kebersihan Sungai

 

Sebelum melakukan pengaduan ke Polda Jawa Barat, menurut Moh.Asep yang merupakan paman korban, pihaknya mendatangi Komnas Perempuan.

 

Setelah menjalani pemeriksaan medis, pihak keluarga kemudian melakukan pelaporan ke Polda Jabar.

 

“Saat di BAP, kami juga baru tahu ternyata Siti pernah disuruh menggugurkan kandungan oleh suaminya.Dan itu ada saksi dan rekamannya. Memang benar-benar biadab, makanya kami menyurati presiden dan semua dinas terkait agar kami mendapatkan perlindungan hukum. Tujuan kami hanya satu meminta proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional, agar kebenaran terungkap dan tidak ada intervensi dari pihak manapun,”ujar Moh Asep yang mendampingi korban saat memberikan keterangan kepada polisi.

 

Moh Asep pun berharap penegak hukum bisa bekerja secara maksimal dan pihaknya mendapatkan keadilan.

 

“Karena ternyata selain korban masih ada korban lain yang pernah dinikahi dan dia mendapat perlakuan yang sama. Bahkan semua korban akan bersaksi nanti di persidangan,” pungkasnya. (Yd)

Previous Post

Sempat Alami Depresi Berat, Korban KDRT Surati Presiden Minta Perlindungan Hukum

Next Post

Polisi Naikkan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith ke Penyidikan

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Polisi Naikkan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith ke Penyidikan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC