SUMEDANG,– Sebanyak 60 orang mengikuti Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja berdasarkan unit kompetensi yang diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang.
Pelatihan akan berlangsung selama 14 hari dengan dua bidang keterampilan, yakni menjahit dan membuat kue.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan.
“Pelatihan ini salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Sumedang dan alhamdulillah sudah akan diserap oleh dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya, saat membuka kegiatan pelatihan berbasis unit kompetensi, Selasa (24/2/2026).
Melalui pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan mitra Disnakertrans Kabupaten Sumedang, peluang penyerapan tenaga kerja semakin terbuka dan peserta pelatihan sudah siap diserap oleh perusahaan.
“Dengan pelatihan seperti ini kita bisa menyerap tenaga kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri. Jenis pelatihan kerja yang diberikan juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra kami,” katanya.
Sekda Tuti juga menuturkan meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Pemda Sumedang terus berupaya melaksanakan program pengembangan kompetensi guna meningkatkan kualitas tenaga kerja.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar memegang teguh dua akhlak dalam menghadapi dunia kerja. Pertama, akhlak moral seperti integritas dan kedisiplinan yang menjadi fondasi dalam meningkatkan kinerja. Kedua, akhlak kinerja yang meliputi skill dan kompetensi.
“Skill dan kompetensi akan meningkatkan peluang untuk bersaing di dunia kerja. Selain itu, critical thinking juga penting agar pekerja mampu mengambil keputusan yang tepat saat bekerja,” katanya.
Kegiatan pelatihan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Sumedang.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan daya saing yang kuat untuk memasuki dunia kerja. (hms/bon)












