TANAH BUMBU, – Solidaritas dan kepedulian antarinsan pers kembali ditunjukkan para jurnalis di Kabupaten Kotabaru. Musibah kebakaran yang menimpa wartawan senior, Andi Ampa Uleng, mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai rekan seprofesi.
Kebakaran tersebut terjadi di sebuah rumah bedakan berbahan kayu yang berada di Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, pada Senin (11/05/2026). Peristiwa itu menyebabkan rumah yang ditempati korban hangus dilalap api.
Mendengar kabar duka tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Bumbu, Slamet Riadi, langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada Andi Ampa Uleng.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sesama insan pers terhadap rekan wartawan yang sedang tertimpa musibah.
Dalam kunjungannya, Slamet Riadi juga melihat langsung kondisi lokasi pascakebakaran. Tampak petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotabaru masih berada di area kejadian untuk melakukan penanganan lanjutan dan memastikan situasi aman.
Ketua PWI Tanah Bumbu, Slamet Riadi, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud empati dan dukungan moral kepada sesama jurnalis.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara kita Andi Ampa Uleng. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Slamet Riadi, Selasa (12/05/2026).
Ia juga berharap korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesehatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Sementara itu, Andi Ampa Uleng menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan wartawan dan pihak-pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan atas musibah yang dialaminya.
Menurutnya, dukungan dari sesama insan pers menjadi kekuatan moral yang sangat berarti di tengah kondisi yang sedang dihadapinya.
“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan dan semua pihak yang sudah peduli dan membantu. Bantuan dan dukungan ini sangat berarti bagi saya,” ungkap Andi.
Peristiwa ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan rasa kekeluargaan di kalangan insan pers, khususnya di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu. (Ag)











