CIAMIS – Di tengah stigma yang kerap melekat pada dunia pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Ciamis menunjukkan wajah lain pembinaan yang lebih humanis. Tak hanya membina warga binaan di dalam lapas, kepedulian juga diberikan kepada keluarga mereka yang tengah berjuang menghadapi tekanan ekonomi.
Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kecamatan Banjarsari, Iyon Zain Trio Mulyono, yang menjabat sebagai Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.
Menurut Iyon, langkah yang dilakukan Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIB Ciamis, James P. Tampubolon, bersama jajaran petugas lapas merupakan bentuk kepedulian nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Bantuan berupa beras dan uang tunai yang diberikan sangat membantu keluarga warga binaan yang kurang mampu. Ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga bentuk perhatian dan empati yang luar biasa,” ujar Iyon, Senin (9/6/2026).
Ia menilai, kehadiran petugas lapas yang turun langsung ke rumah penerima bantuan memberikan pesan kuat bahwa keluarga warga binaan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendirian.
Bantuan tersebut sebelumnya disalurkan kepada keluarga warga binaan di Dusun Cicapar, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari. Penyaluran dilakukan secara langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Iyon berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga membangun harapan serta semangat bagi keluarga warga binaan yang sedang menjalani masa sulit.
“Ini adalah contoh bahwa pembinaan pemasyarakatan tidak berhenti di balik tembok lapas. Kepedulian kepada keluarga warga binaan merupakan bagian dari upaya membangun kembali kehidupan sosial yang lebih baik,” katanya.
Langkah Lapas Kelas IIB Ciamis tersebut dinilai menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat hadir di mana saja.
Di balik jeruji yang membatasi kebebasan, masih ada ruang bagi kepedulian untuk menjangkau mereka yang membutuhkan dan menguatkan keluarga yang tengah menanti orang-orang tercinta kembali ke tengah masyarakat.











