• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 16, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » BPBD Tanah Bumbu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Perkuat Antisipasi Karhutla hingga September 2026

BPBD Tanah Bumbu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Perkuat Antisipasi Karhutla hingga September 2026

cyber by cyber
Juli 13, 2026
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

TANAH BUMBU, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) sebagai upaya memperkuat koordinasi, kesiapan personel, serta strategi penanganan bencana secara terpadu.

Rapat yang berlangsung di Ruang Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (09/07/2026), dihadiri para pejabat struktural, staf BPBD, serta personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya dilaksanakan di Banjarbaru.

Menurutnya, hasil koordinasi tersebut perlu segera ditindaklanjuti di tingkat daerah agar seluruh personel dan pemangku kepentingan memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

“Berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kabupaten lain. Meskipun secara akumulasi jumlah hotspot atau titik panas relatif sedikit, namun potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan tetap harus diwaspadai,” ujar H. Sulhadi.

Baca juga :  Pemkot Bandung Bakal Tambah Jalur Khusus Sepeda

Ia menjelaskan bahwa rendahnya jumlah titik panas bukan berarti ancaman kebakaran dapat diabaikan. Justru, kewaspadaan harus terus ditingkatkan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Menurut Sulhadi, apabila upaya pencegahan tidak dilakukan secara maksimal sejak awal, risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tanah Bumbu akan semakin besar dan dapat berdampak terhadap keselamatan masyarakat, kesehatan, aktivitas ekonomi, maupun kelestarian lingkungan.

Karena itu, kesiapsiagaan seluruh personel BPBD bersama seluruh instansi terkait harus terus diperkuat melalui koordinasi yang intensif, pemantauan wilayah rawan, serta kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

“Dengan kesiapsiagaan yang optimal, diharapkan potensi maupun dampak bencana karhutla dapat ditekan seminimal mungkin demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Riswan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga September 2026.

Baca juga :  Tak Kenal Lelah, Polres Subang Getol Laksanakan Himbauan Prokes 3 M

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kawasan yang memiliki vegetasi kering maupun lahan yang mudah terbakar.

Oleh sebab itu, BPBD terus meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan kondisi cuaca, pengawasan terhadap titik panas (hotspot), serta koordinasi dengan berbagai pihak agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani.

Melalui rapat Pusdalops-PB ini, BPBD Kabupaten Tanah Bumbu kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapan personel dan peralatan, serta membangun sinergi bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan kebencanaan, hingga masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Dengan langkah-langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap risiko bencana karhutla selama musim kemarau 2026 dapat diminimalkan sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di Bumi Bersujud tetap terjaga. (Ag)

Tags: Andi Rudi LatifBMKGbupati Tanah BumbuhotspotKebakaran HutanKepala Pelaksana BPBDPusdalops PBRapat Koordinasititik panas
Previous Post

Tata Kawasan, Wabup Sumedang Matangkan Penertiban PKL dan Bangunan Liar

Next Post

Tasyakuran Yon TPP 336/Merak Sakti Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat di Pangandaran

BeritaTerkait

MarNalom Hutahaean, kuasa hukum Konsorsium ISAC, kontraktor pelaksana pekerjaan pemulihan limbah TTM B3 di WK Rokan. (f: istimewa)
Uncategorized

Mantan Karyawan Chevron Disebut Terkait Penguasaan Lahan TTM B3, Polda Diminta Usut

September 10, 2026
Uncategorized

Maju di Bursa Ketua PWI Jabar, Tantan Sulthon Tawarkan UKW Gratis, AI, dan BPJS Wartawan

Agustus 1, 2026
Uncategorized

Kang Andhy Bawa Visi PWI Jabar Maju dan Berjaya, Prioritaskan Kesejahteraan Anggota

Agustus 1, 2026
H. Ikbal Nurjamil, Anggota BPD Cileunyi Kulon
Uncategorized

Bupati Bandung Serentak Lantik Anggota BPD Periode 2026-2034

Juli 31, 2026
Uncategorized

Sejak 2011 Tak Pernah Sepi, Akang Oles Jadi Ikon Kuliner Kaki Lima Padaherang -Pangandaran

Juli 31, 2026
Uncategorized

Universitas Sangga Buana Donasikan 1.000 Pohon melalui USB Green Action

Juli 15, 2026
Next Post

Tasyakuran Yon TPP 336/Merak Sakti Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat di Pangandaran

No Result
View All Result

Berita Terkini

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC