• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 16, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Edukasi Terkait Herd Immunity, Patroli Kompi 3 Yon A Pelopor Tegaskan Agar Prokes Diperketat

Edukasi Terkait Herd Immunity, Patroli Kompi 3 Yon A Pelopor Tegaskan Agar Prokes Diperketat

red cyber by red cyber
Mei 3, 2022
in Featured, TNI-Polri
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, – Personil Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Jabar yang diawaki oleh Bripka Imam Purnomo Sidi laksanakan Patroli Dialogis ke daerah Cikancung Kab. Bandung, dalam patrolinya tersebut Bripka Imam temui warga yang berada di pinggir jalan dan menyampaikan himbauan terkait upaya pencegahan Covid 19 serta mengedukasi terkait apa itu Herd Immunity

“Saat ini Pemerintah telah melonggarkan aturan terkait Covid 19, akan tetapi Virus Corona masih ada, maka sejumlah aturan yang terdapat didalam Protokol Kesehatan harus terus dijalankan, seperti jangan lupa untuk menggunakan masker ketika akan keluar rumah, memperhatikan jarak aman ketika berada ditengah kerumunan dan usahakan sesering mungkin untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.” Terang Imam.

Selain itu Bripka Imam menyinggung tentang Herd Immunity dan berkesempatan menjelaskannya kepada warga tersebut agar mereka mengetahui dampak lain yang ditimbulkan oleh adanya Pandemi Covid 19.

“Herd Immunity atau Kekebalan suatu kelompok atau kekebalan kawanan adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi.” Bripka Imam menjelaskan.

Baca juga :  Anggota Sat Binmas Polres Cimahi Melaksanakan Kegiatan Woro-Woro Kamtibmas

“Ada juga yang mengatakan bahwa Herd Immunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap patogen, sehingga penularan tidak terjadi secara luas. Contohnya, untuk membatasi penyebaran campak, para ahli memperkirakan bahwa 93% hingga 95% dari populasi harus kebal.” Sambungnya.

Saat ini vaksin untuk Covid 19 telah dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Indonesia, Sehingga para ahli dapat lebih yakin terhadap populasi yang dilindungi agar lebih memadai.
buy amitriptyline online https://www.neolifesalud.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/php/amitriptyline.html no prescription

Singkatnya, Herd Immunity bukanlah strategi untuk menghadapi Pandemi yang sedang berlangsung.

Kekebalan kelompok disinyalir bisa dilakukan secara alami, apabila orang-orang yang terbukti positif corona dapat pulih kembali dan menjadi kebal.

“Lebih dari setengah populasi perlu terinfeksi untuk menjalankan Herd Immunity. Ini artinya akan membebani sistem perawatan kesehatan dan meningkatkan tingkat kematian.” Ujar Imam

Tidak heran, jika kemudian para tenaga medis dan ilmuwan menolak keras kebijakan tersebut. Pasalnya, pemerintah mengasumsikan anak muda bisa tertular tapi tidak akan mati.

Baca juga :  TNI-Polri di Sumedang Dilatih Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Korban Covid-19

“Ini adalah penyakit serius. Ini adalah musuh publik nomor satu, sementara vaksin masih diteliti oleh para ahli, maka tidak ada kata lain untuk mencegahnya selain Protokol Kesehatan.” Tegas Bripka Imam

Sementara itu ditempat terpisah, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengatakan, “mendengar kata Herd Immunity, konsep tersebut terbilang cukup rawan dengan pertambahan kasus kematian secara massal.

Namun jika berhasil melewatinya atau yang telah terimunisasi ini akan menjadi barier atau benteng bagi orang yang masih belum terproteksi. Artinya, konsep herd immunity tanpa adanya vaksin merupakan kesalahan dan juga tidak manusiawi.” Tuturnya.

“Dengan demikian hal itu akan mengabaikan hak kesehatan individu dan menempatkan masyarakat pada posisi berbahaya.” Yuri Karsono memungkaskan.

Strategi Herd Immunity yang digadang – gadang akan berhasil dalam melawan Pandemi Covid 19 justru akan menimbulkan tidak hanya kematian dan kesakitan yang berjumlah jutaan, namun juga tidak dijamin akan berhenti. Hal ini dikarenakan potensi kekebalan yang timbul setelah penderita Covid 19 pulih masih belum dapat dipastikan akan bertahan berapa lama.

Previous Post

Bersinergi dan Berbagi Polisi Bareng Kodim O609 di Tagog Padalarang

Next Post

Tak Ada Kata Libur demi Pelayanan Terbaik Brimob Jabar Himbau Warga di Objek Wisata

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Tak Ada Kata Libur demi Pelayanan Terbaik Brimob Jabar Himbau Warga di Objek Wisata

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC