SUMEDANG,– Warga Desa Haurkuning dan kader LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) turut memperingati Isra Mi’raj tahun 2022 dengan menghadirkan penceramah Ustazah Hj. Siti Rohanah asal Bogor. Acara dilangsungkan di Sekretariat LSM GMBI Distrik Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Jum’at (25/2/2022).
Ketua LSM GMBI Distrik Sumedang, Yudi Tahyudin didampingi Kadiv Pengamanan Tito Aditya mengatakan, perinagatan Isra Mi’raj menjadi agenda rutin keagamaan oleh GMBI Distrik Sumedang setiap tahunnya.
“Karena masih di tengah pandemi Covid-19, peringatan Isra Mi’raj kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Apalagi saat ini dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3,” terangnya.
Menurut Yudi, peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW memiliki makna tersendiri bagi GMBI khususnya umat Islam. Sehingga, momentum Isra Mi’raj dijadikan misi pembersihan hati dan jiwa sebagai hamba-Nya yang ber- Akhlaqul Karimah seperti Rasululloh SAW.
Ia menjelaskan sebagaimana yang disampaikan penceramah, bahwa Alloh SWT memperlihatkan kekuasaan-Nya kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Rasululloh SAW diperjalankan dari Masjidil Haram Makah ke Baitul Maqdis di Palestina. Kemudian Rasululloh SAW naik ke Shidratul Muntaha dalam waktu satu malam.
Jadi, makna Isra Mi’raj dalam aspek spiritualitas, sejatinya manusia harus selalu terkoneksi dengan Alloh SWT.
“Dalam hal ini tergambarkan dalam perintah sholat lima waktu. Melalui sholat, konektivitas manusia dengan Alloh SWT terus tersambung. Sehingga perbuatan manusia akan terkendali dan tercegah dari perbuatan keji serta mungkar. Sebagaimana firman Alloh yang artinya sesungguhnya sholat mencegah perbuatan yang keji dan mungkar,” katanya.
Yudi menambahkan, momentum Isra Mi’raj paling tidak mengajarkan untuk mencapai sukses dalam mengarungi kehidupan dunia dan selamat di akhirat kelak.
Ia menjelaskan, hikmah Isra Mi’raj pertama yakin akan kekuasaan Allah yang tiada bandingnya, maka hanya kepada Allah manusia mengembalikan semua urusannya.
Hikmah Isra Mi’raj kedua, belajar kepada masa lalu dan mengantisipasi masa depan. Hikmah ketiga, senantiasa terkoneksi dengan sang pencipta yang diwujudkan dengan sholat dan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.
“Semoga melalui peringatan Isra Miraj ini dapat semakin memperkuat amalan ibadah kita. Jadikan makna atas peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan sekedar mengucapkan selamat memperingati Isra Mi’raj Rasululloh SAW. Namun maknai sebagai motivasi diri sendiri untuk lebih mendekatkan diri kepada sang maha pencipta Alloh SWT,” katanya.
“Mari kita rapatkan barisan, berjamaah membantu sesama dan bahu-membahu menangani masalah Covid-19 yang masih melanda negeri ini termasuk berbagai masalah sosial di sekitar. Mari tunaikan kewajiban shalat dan perbanyak ibadah yang lainnya, Serta mari meraih kemenangan dengan persatuan dan persaudaraan.”
“Kemudian, jadikanlah momen ini sebagai sarana untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Alloh SWT kepada kita semua,” tandas Ketua LSM GMBI Yudi Tahyudin Sunardja dalam memaknai peringatan Isra Mi’raj,” tandasnya. (abas)












