• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pemkab Sumedang Diminta Berani Tetapkan Portofolio Produk Parawisata

Pemkab Sumedang Diminta Berani Tetapkan Portofolio Produk Parawisata

red cyber by red cyber
November 8, 2020
in Featured, Seni Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Direktur Wisata Alam, Budaya dan Buatan Kemenparekraf, Drs. Alexander Reyaan menyebutkan, untuk mencapai tujuan Kota Parawisata, Kabupaten Sumedang harus berani menetapkan protofolio produk parawisata.

“Tadi disampaikan Kadis Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumedang, ada sekitar 93 destinasi wisata. Namun, saya pikir kalau ingin menjadi Kota Parawisata, jangan semuanya dikembangkan, tetapi harus ada skala prioritas, yang mana harus dikembangkan terlebih dahulu,” jelas Reyaan saat dikonfirmasi wartawan usai membuka kegiatan Bimtek Wisata Alam Budaya dan Buatan dengan penerapan CHSE di Sektor Parawisata dan Ekonomi Kreatif di Hotel Puri Khatulistiwa Jl. Raya Jatinangor Kabupaten Sumedang, Minggu (8/11/2020).

Dia menyarankan, Pemkab Sumedang jangan dulu memikirkan untuk menarik wisatawan dari luar negeri, tetapi harus berusaha menarik wisatawan lokal terlebih dahulu. Untuk Sumedang sendiri, dari 93 potensi wisata tersebut, semuanya yaitu tentang wisata alam.

“Jadi yang dikembangkan itu adalah yang berpotensi bisa mendatangkan wisatawan paling banyak, dan itu pun harus berdasarkan skala prioritas. Dan yang paling mudah dalam mengembangkan pariwisata, yaitu dengan melibatkan komunitas-komunitas tertentu. Kalau membangun wisata itu bukan hanya yang mewah saja, melainkan yang tradisional tetapi nilainya yang penting. Kemudian kalau ingin bertahan lama juga harus dibangun berbasis masyarakat” papar Reyaan.

Baca juga :  Jelang Ramadhan, Sat Narkoba Polres Ciko Edukasi Warga Jauhi Narkoba

Terkait potensi wisata Sumedang yang cocok untuk dikembangkan, Aleksander mengatakan, ada beberapa potensi, seperti Waduk Jatigede, Batu Dua dan Toga untuk Paralayang nya.

“Kemudian, Sumedang itu kuat dalam hal budaya dan sejarahnya. Jadi beberapa hal itu yang perlu dikembangkan dan diangkat. Terutama budaya dan sejarah, perlu ada orang ahli yang mampu mengangkat dalam bentuk cerita. Seperti Cadas Pangeran, kalau dilihat sepintas dilihat kurang menarik tetapi kalau orang pada tahu sejarahnya, mungkin akan menarik wisatawan,” ucapnya.

Intinya, tambah Alexander, untuk mengembangkan potensi wisata, Sumedang harus berani menetapkan Protofolio Produk Parawisata.

“Jadi, protofolio produk parawisata ini untuk menentukan strategi pengembangan wisata, apakah mau berbasis budaya, alam ataupun wisata buatan,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir Hetifah Sjaifudian mengatakan, untuk potensi Sumedang diyakini bisa maju. Namun, harus meningkatkan kesiapannya dan menjalankan Clean, Healty, Safety, environment (CHSE), yaitu kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup dalam tempat-tempat wisata untuk memastikan keamanan wisatawan.

Baca juga :  Pencurian Merajalela, Warga Rancakalong Bentangkan Spanduk

“Untuk potensi wisata di Sumedang saya pikir sudah bagus. Tetapi harus ditingkatkan CHSE-nya, karena yang dicari saat saat ini itu,” ujarnya.

Menurut Hetifah, dalam pengembangan wisata juga harus dipilih skala prioritas. Terlebih saat ini sedang dilanda pandemic Covid-19.

“Jadi, karena saat ini terdampak Covid-19, tentunya anggaran sangat terbatas. Jadi harus dipilih skala prioritasnya dan dipilih juga destinasi wisata mana saja yang sudah siap untuk dikembangkan dan paling berpotensi untuk mendapatkan wisatawan,” tandasnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sumedang, Hari Tri Santosa menyebutkan, saat ini banyak sekali potensi wisata untuk dikembangkan.

“Ada 93 destinasi wisata yang sudah tercatat di Disbudparpora Sumedang. Kemudian ada juga 102 destinasi wisata baru yang baru yang mengajukan sebagai desa wisata,” ungkapnya. (abas)

Previous Post

Hari Terakhir Ops Zebra lodaya 2020, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota Bagi-bagi Helm

Next Post

Sepi, BIJB Kertajati Tetap Mendapat Suntikan Dana dari DPRD dan Pemprov Jabar

BeritaTerkait

Featured

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026
Featured

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.
Featured

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)
Featured

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026
Featured

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Featured

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026
Next Post
Ineu Purwadewi Sundari, (foto: Humas DPRD Jabar)

Sepi, BIJB Kertajati Tetap Mendapat Suntikan Dana dari DPRD dan Pemprov Jabar

No Result
View All Result

Berita Terkini

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC