• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Buka Pengobatan Gratis

Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Buka Pengobatan Gratis

red cyber by red cyber
Desember 22, 2019
in Kronik
0
Masyarakat melakukan pendaftaran pada acara pengobatan gratis yang digelar PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, dalam rangka peringatan Hari Ibu, Minggu 22 Desember 2019. (foto: ist)

Masyarakat melakukan pendaftaran pada acara pengobatan gratis yang digelar PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, dalam rangka peringatan Hari Ibu, Minggu 22 Desember 2019. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR,– Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis dalam rangka memperingati Hari Ibu, Ahad (22/12/2019).

Acara dilangsungkan di Yayasan Al Barkah, Jln. Kapten Dasuki, Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Acara dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PDI Perjuangan Robinton Sitorus, Hj. Dian Rosita dan H. Barkah dan dihadiri sekitar 500 tamu undangan termasuk masyarakat yang hendak berobat. Sedangkan tenaga medis, dipimpin Kepala Puskesmas Pamijahan, dr Sista.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, HR Bayu Syahjohan mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi rutinitas PDI Perjuangan Kabupaten Bogor di setiap momen atau peringatan hari besar

“Kami mengadakan acara seperti ini tak lain ingin membuktikan bahwa PDI Perjuangan selalu ada ditengah-tengah masyarakat. Selain itu, acara kita gelar karena sesuai dengan perintah partai, agar kita selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan,” jelas Bayu disambut tepuk tangan tamu undangan.

Dikatakan, bakti sosial pengobatan gratis yang diparkasai PDI Perjuangan merupakan sebuah cerminan bagi masyarakat bahwa PDI Perjuangan siap dan selalu ada untuk masyarakat.

“Kami berharap masyarakat dapat hidup sehat. Kami selalu berusaha hadir demi terwujudnya hidup sehat, khususnya bagi masyarakat Pamijahan dan sekitarnya,” kata Bayu.

Menurutnya, PDI Perjuangan tidak hanya merayakan Hari Ibu, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang makna di balik Hari Ibu, terlebih dari sisi peranan seorang perempuan.

Baca juga :  Operasi Yustisi Polsek Rancakalong, Perusahaan Melanggar Terancam Ditutup

“Saat ini memang eranya milenial, kaum muda, tapi tentunya masih banyak orang yang masih memperingati hari bersejarah ini, tapi terkadang mereka tak faham makna Hari Ibu. Seperi kita ketahui, perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peran sesungguhnya. Ini bahkan jadi momentum yang membuat perempuan harus bisa mengoreksi kekurangan dan kelemahan yang dihadapi. Kaum perempuan Indonesia harus memperjuangkan peranan dan kedudukannya dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Di tempat sama, Chepy Bella yang juga pengurus DPC PDI Perjuangan menambahkan, Hari Ibu memiliki definisi kasih sayang ibu sepanjang masa. Sehingg makna tersebut dimplementasikan oleh PDI Perjuangan untuk berbagi kasih sayang kepada masyarakat.

“Pada kenyataannya memang ibu selalu menyayangi kita, bahkan sampai akhir hayatnya. Jasanya tidak terbendung dan tidak terhitung banyaknya, sejak kita lahir ke dunia ini dan pertama kali menangis, sang ibulah yang menyambut kita dengan kebahagiaan dan penuh harapan. Nah kemudian PDI Perjuangan pun ingin menjadi sosok ibu bagi masyarakat, salah satunya dibuktikan dengan digelarnya acara ini,”ucap Chepy kepada wartawan.

Sementara dalam siaran pers yang diterima patrolicyber.com, Panitia Pelaksana pengobatan gratis, Sasha Saijah Sambyah SE, MM mengatakan bahwa Hari Ibu sendiri ditetapkan oleh Presiden Soekarno, yang melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959 serta menetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari ibu. Hal ini karena pada tanggal tersebut pertama kalinya diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang dilangsungkan di Jogjakarta tahun 1928. Peristiwa ini dikenang sebagai awal mula perjuangan kaum perempuan di Indonesia.

Baca juga :  Dukung Pemerintah, Yayasan Al-Ma’soem Bandung Gelar Vaksinasi

“Pada tanggal tersebut berbagai pemimpin dari organisasi perempuan di seluruh Indonesia berkumpul untuk bersatu dan berjuang demi kemerdekaan serta perbaikan nasib kaum perempuan,” katanya.

Ketika Presiden Soekarno menetapkan Hari Kartini sebagai bentuk penghargaan terhadap aktivis yang memperjuangkan emansipasi wanita, yaitu Raden Ajeng Kartini, banyak warga Indonesia pada saat itu memprotes kebijakan Presiden karena Kartini dianggap hanya melakukan perjuangan di daerah Jepara dan Rembang.

“Kartini juga dianggap lebih pro terhadap Belanda. Untuk menghindari protes dari para warga tersebut, Presiden Soekarno yang terlanjur sudah menetapkan Hari Kartini, akhirnya menetapkan Hari Ibu untuk mengenang para pahlawan wanita lainnya. Kira-kira begitu sejarahnya hari Ibu ini,” kata wanita yang karib disapa Sasha itu.

Namun, imbuh Sasha, terlepas dari sejarahnya tersebut, PDI Perjuangan menggarisbawahi agar Hari Ibu dijadikan momentum demi bangsa yang maju dengan penuh kasih sayang layaknya seorang ibu kepada anak.

“Maka dengan dalam rangka peringatan Hari Ibu, PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menggelar pengobatan gratis sebagai bentuk bahwa kami PDI Perjuangan mencintai bangsa, mencintai rakyat Indonesia,” ucapnya.

Sasha menyebutkan, Hari Ibu hakekatnya dapat mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Peringatan Hari Ibu.

“Pada dasarnya ini adalah sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan. Khususnya dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Maka, selain pengobatan gratis, kita harap masyarakat lebih cerdas atau memiliki pengetahuan lebih tentang Hari Ibu ini,” pungkasnya. (Hermawan)

Previous Post

Peltu Amran ; Warga Di Bantaran Sungai Cidurian Bisa Diajak Kerjasama

Next Post

Berikan Rasa Aman, Aparat Polres Sumedang Siaga saat Kebaktian Natal

BeritaTerkait

Kronik

Kades Cileunyi Kulon Bersama BPD dan Warga Bersihkan Sungai Cisayana dan Cikandang

Oktober 18, 2026
Kronik

Paguyuban Jurnalis Cileunyi Bersama Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako

Oktober 16, 2026
Kronik

Camat Cileunyi Luncurkan Forum Kerjasama Pentahelix, Cegah Banjir dan Atasi Masalah Lingkungan

Oktober 8, 2026
Featured

Bupati: Sinergi TNI dan Pemda Jadi Kekuatan Menjaga Kondusivitas dan Membangun Sumedang

Oktober 5, 2026
Featured

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026
Featured

Pengurus MWC NU Cileunyi Masa Bakti 2026-2031 Dilantik

September 26, 2026
Next Post
Anggota Polres Sumedang dan Polsek Sumedang Selatan melakukan penjagaan saat dilaksanakan Kebaktian Natal Komisi Pelayanan Perempuan Gereja Kristen Pasundan Sumedang, dalam Rangka Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Berikan Rasa Aman, Aparat Polres Sumedang Siaga saat Kebaktian Natal

No Result
View All Result

Berita Terkini

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC