• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, November 3, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dari Balik Jeruji ke Enam Bahasa, “The Advokat” WBP Lapas Ciamis Siap Buka Kembali Kisah-Kisah Hukum

Dari Balik Jeruji ke Enam Bahasa, “The Advokat” WBP Lapas Ciamis Siap Buka Kembali Kisah-Kisah Hukum

red cyber by red cyber
Agustus 8, 2026
in Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CIAMIS – Karya literasi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Ciamis kembali mencuri perhatian. Novel berjudul The Advokat yang ditulis salah seorang warga binaan tersebut sudah  terbit dalam enam bahasa dan diproyeksikan menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program pembinaan, khususnya di bidang literasi.

Novel ini tidak sekadar menyajikan cerita fiksi. Sejumlah kisah yang dituangkan penulis disebut memiliki jejak peristiwa dan pemberitaan di media massa, mulai dari perjuangan membela masyarakat Walatra, kasus warga Sindangkerta yang tanahnya diduga diperjualbelikan oleh mantan kepala desa, perseteruan hukum dengan Gubernur Jawa Barat, kisah pembelaan terhadap warga negara Korea, hingga cerita tragis perjuangan membela masyarakat Cikalong, Kabupaten Pangandaran.

Rangkaian kisah tersebut kini menarik perhatian sejumlah pemerhati hukum dan wartawan. Mereka berencana menelusuri sejumlah cerita dalam novel dengan menggali informasi dari masyarakat maupun pihak-pihak yang disebut pernah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Langkah itu dinilai penting untuk melihat sejauh mana cerita yang dituangkan dalam The Advokat memiliki keterkaitan dengan peristiwa nyata. Terlebih, sebagian kisah disebut pernah muncul dalam pemberitaan media.

Penelusuran tersebut bukan dimaksudkan untuk menghakimi isi novel, melainkan menjadi bagian dari upaya melihat karya tersebut dari perspektif jurnalistik dan hukum, sekaligus menguji bagaimana pengalaman dan peristiwa yang pernah terjadi di masyarakat diterjemahkan oleh penulis ke dalam sebuah karya literasi.

Baca juga :  Tokoh Lintas Agama Bagan Sinembah Kecam Judi Izone

Di sisi lain, The Advokat dalam enam bahasa membuka peluang karya tersebut menjangkau pembaca yang lebih luas. Jika terealisasi, karya WBP Lapas Ciamis itu tidak hanya menjadi produk pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga dapat menjadi cerita tentang bagaimana proses pembinaan mampu melahirkan karya yang mendapat perhatian di luar tembok lapas.

Untuk memperkenalkan karya tersebut kepada publik, pihak penerbit juga berencana menggelar acara bedah buku di Lapas Kelas IIB Ciamis. Saat ini, pihak penyelenggara disebut tengah mengajukan permohonan kepada jajaran Lapas Kelas IIB Ciamis agar kegiatan tersebut dapat difasilitasi.

Permohonan tersebut berkaitan dengan status penulis yang masih menjalani masa pidana sebagai warga binaan di Lapas Kelas IIB Ciamis. Karena itu, pelaksanaan bedah buku membutuhkan persetujuan dan fasilitasi dari pihak lapas.

Rencana bedah buku diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan The Advokat sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan dapat membuka ruang bagi warga binaan untuk tetap berkarya, mengembangkan kemampuan, serta memberikan inspirasi melalui tulisan.

Jika seluruh rencana tersebut terealisasi, The Advokat bukan hanya akan berbicara mengenai kisah seorang advokat dan berbagai perkara yang pernah dihadapinya. Lebih jauh, novel itu berpotensi menjadi cermin perjalanan pembinaan seorang warga binaan—dari balik tembok lapas menuju ruang literasi yang dapat dibaca masyarakat luas.

Baca juga :  Kol Yusep Sudrajat Ajak Warga Desa Buahbatu Doa Bersama

Bagi Lapas Kelas IIB Ciamis, lahirnya karya tersebut tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan bahwa pembinaan tidak berhenti pada aspek administratif maupun pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga dapat melahirkan karya intelektual yang memiliki nilai edukasi dan inspirasi.

Namun demikian, substansi setiap kisah yang dituangkan dalam novel tetap perlu ditempatkan secara proporsional. Cerita dalam karya sastra dapat memiliki sudut pandang penulis dan tidak serta-merta dapat diperlakukan sebagai fakta hukum. Karena itu, penelusuran dari masyarakat, dokumen, pemberitaan, maupun pihak-pihak yang mengetahui peristiwa menjadi penting apabila kisah-kisah tersebut hendak dibaca sebagai gambaran kejadian nyata.

Dengan demikian, perjalanan The Advokat yang di terbitkan enam bahasa bukan hanya tentang sebuah novel yang lahir dari balik lapas. Ia juga menjadi momentum untuk melihat sejauh mana pembinaan literasi mampu mengubah pengalaman hidup menjadi karya yang bernilai dan membuka ruang dialog antara warga binaan, masyarakat, dunia hukum, dan media.(Supriatna/Azn)

Previous Post

Perubahan KUA-PPAS 2026 Tanah Bumbu Disepakati, Perkuat Arah Pembangunan dan Kepentingan Masyarakat

Next Post

Tanah Bumbu Siaga Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi

BeritaTerkait

Featured

Suhendar Tawarkan Lima Program Unggulan, Siap Perkuat PWI Kabupaten Bandung Periode 2026–2029

Oktober 27, 2026
Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Featured

Agus Satria Desak Kejati Jabar Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Bupati Pangandaran Terkait Infak Rp105,8 Juta

Oktober 17, 2026
Featured

Kejati Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pupati Pangandaran, Pelapor Soroti Dana Infak ASN

Oktober 16, 2026
Regional

Dikunjungi 1.201 Wisatawan, Citumang Pangandaran Siapkan Body Gate dan Dua Camping Ground

Oktober 11, 2026
Featured

Krisis Kekeringan Ancam 9 Kecamatan, Bupati Citra Didesak Batalkan Acara Milangkala Pangandaran ke-14

Oktober 11, 2026
Next Post

Tanah Bumbu Siaga Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi

No Result
View All Result

Berita Terkini

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026

500 Mahasiswa Unpad Manfaatkan Geoteater Rancakalong Sebagai Ruang Belajar

November 2, 2026

Semangat Berbagi, Dapur Kartika Grup Sajikan 250 Porsi

November 2, 2026

Petualangan Koki Cilik B2SA di Tanah Bumbu, Siswa TK Negeri Pembina Karang Bintang Belajar Panen dan Olah Sayuran

November 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC