PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus mempercepat transformasi digital dengan menghadirkan layanan WiFi Publik Gratis di enam titik strategis. Program yang diinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) ini diharapkan mampu memperluas akses informasi, mendukung aktivitas ekonomi digital masyarakat, serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) resmi meluncurkan layanan WiFi Publik Gratis yang dapat diakses masyarakat dan wisatawan di enam lokasi strategis.
Peluncuran layanan internet gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas pemerataan akses digital sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Program ini juga menjadi implementasi kebijakan pemerintah pusat terkait pengurangan wilayah blankspot dan penguatan layanan internet publik guna mendukung pembangunan daerah berbasis teknologi informasi.
Saat ini, layanan WiFi Publik telah tersedia di enam lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni kawasan UMKM Alun-Alun Parigi, Pasar Gimbal Mangunjaya, Masjid Al-Jabbar Kalipucang, Taman Sunset Pangandaran, Pantai Batukaras, dan Pantai Madasari.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan keberadaan WiFi Publik dirancang untuk memberikan manfaat luas bagi berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga pariwisata.
Menurutnya, akses internet gratis akan membantu pelaku UMKM memperluas pemasaran produk melalui platform digital, memudahkan transaksi non-tunai, serta membuka peluang usaha yang lebih besar. Selain itu, pelajar dan mahasiswa juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menunjang kegiatan belajar dan mengakses berbagai sumber informasi secara lebih mudah.
“Di sektor pariwisata, wisatawan dapat membagikan pengalaman mereka secara langsung melalui media sosial. Secara tidak langsung hal ini menjadi promosi gratis yang mampu memperkenalkan destinasi wisata Pangandaran kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian Diskominfo Pangandaran, , menjelaskan bahwa penentuan lokasi pemasangan WiFi dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat serta tingkat aktivitas publik yang tinggi.
Ia menambahkan, Diskominfo akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan infrastruktur jaringan agar layanan internet gratis dapat menjangkau lebih banyak titik strategis, termasuk wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses internet.
Melalui program WiFi Publik ini, Pemkab Pangandaran menargetkan peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan ekosistem UMKM berbasis teknologi, serta peningkatan daya saing sektor pariwisata. Program tersebut juga sejalan dengan agenda transformasi digital nasional yang menempatkan teknologi informasi sebagai salah satu pilar pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kini masyarakat maupun wisatawan yang berada di enam lokasi tersebut dapat langsung menghubungkan perangkat mereka ke jaringan WiFi Publik yang tersedia dan menikmati akses internet tanpa dipungut biaya.











