• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 16, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Kandasnya Kapal Batu Bara di Pangandaran, DPRD Desak Pemda Bentuk Satgas Evakuasi

Kandasnya Kapal Batu Bara di Pangandaran, DPRD Desak Pemda Bentuk Satgas Evakuasi

red cyber by red cyber
Juli 9, 2026
in PARLEMEN
0
Share on FacebookShare on Twitter

​
Pangandaran — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah taktis menyusul lambatnya penanganan kapal pengangkut batu bara yang kandas di perairan Pangandaran. Asep menyarankan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus demi mempercepat evakuasi komoditas tambang tersebut yang kini mulai mengancam ekosistem laut.

​Menurut Asep, inisiatif untuk mempertemukan para pemangku kepentingan sebetulnya sudah dimulai oleh pihak legislatif. Namun, koordinasi yang berjalan dinilai belum membuahkan aksi nyata yang sigap di lapangan.

​”Pemerintah daerah harus membuat satuan gugus tugas terkait dengan percepatan penanganan persoalan batu bara ini. Sehingga nanti, baik data maupun perhitungan terhadap persoalan ekonomi dan lingkungan, bisa lebih cepat,” ujar Asep saat ditemui di depan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pangandaran, Kamis 9 Juli 2026.

​Asep menambahkan, urgensi pembentukan satgas ini kian mendesak lantaran instansi terkait masih berkutat pada urusan administratif. Dalam pertemuan terbaru, sejumlah pihak bahkan baru meminta pembaruan data dampak lingkungan kepada pemerintah daerah. Padahal, kata dia, imbauan untuk melakukan langkah antisipatif sudah disuarakan sejak sepekan lalu.

Baca juga :  Edwin Senjaya Menjusrai Lomba Menembak Dankopasgat Cup

​Menurut dia, pendataan semestinya tidak hanya mencakup keluhan masyarakat yang terdampak secara langsung, melainkan juga harus menghitung kerugian ekonomi jangka panjang serta kerusakan ekosistem laut akibat paparan material tambang.

​Narasi Selesai, Saatnya Evakuasi

​Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa perdebatan maupun argumen teoretis mengenai insiden ini sudah harus disudahi. Fokus utama saat ini adalah tindakan konkret untuk memindahkan muatan batu bara sebelum merusak kawasan konservasi lebih jauh.

​”Narasi tentang argumen dan sebagainya sudah selesailah. Yang kami minta adalah keseriusan dan percepatan melakukan langkah evakuasi batu bara. Jangan tongkangnya dulu, tetapi batu baranya dulu yang diangkut,” kata Asep menegaskan.

​Ia tidak menampik bahwa respons dari pihak-pihak terkait dalam menangani insiden ini terkesan berjalan lamban. Padahal, keberadaan batu bara yang terendam terlalu lama di dalam air laut dipastikan memicu dampak lingkungan yang masif dan persisten.

Baca juga :  DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2025

​Hasil Uji Laboratorium Mengonfirmasi Kekhawatiran

​Kekhawatiran Asep dan komunitas nelayan lokal bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium sementara, material di sekitar lokasi kejadian telah diindikasikan berada dalam level yang membahayakan biota laut.

​”Kami sudah menduga hal itu. Bahkan sudah ada beberapa bukti produksi budidaya di sana yang ikut terpengaruh,” tutur Asep.

​Ia mengingatkan, pemulihan ekosistem laut bukanlah perkara mudah dan membutuhkan strategi serta waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu, uji berkala terhadap kualitas air di perairan Pangandaran wajib terus dilakukan untuk memantau sejauh mana penyebaran polutan telah terjadi.

​Asep menekankan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki pilihan selain bergerak cepat memotong mata rantai pencemaran. “Caranya apa? Segera batu bara itu diangkut dari laut. Minimalkan perluasan pencemaran. Itu strategi yang paling utama,” ujarnya memungkasi.***

Previous Post

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Sinergi dengan Pemprov Kalsel Hadapi Musim Kemarau 2026

Next Post

Bukan Sekadar Bertinju, Farhan Sebut Ring Adalah Tempat Membentuk Mental Juara

BeritaTerkait

Featured

Iman Lestariyono Minta Lokakarya Mini Kesehatan Diwujudkan Berbagai Elemen

September 15, 2026
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, S.E., dalam Simulasi Evakuasi Mandiri, di Rusunawa Cingised, Kota Bandung, Minggu, 6 September 2026.
Featured

Kang Aswan Apresiasi Simulasi Evakuasi di Rusunawa Cingised

September 7, 2026
Featured

DPRD Kota Bandung Sahkan Raperda Gedung RSUD dan Inspektorat

September 3, 2026
Featured

Rancangan Perubahan APBD 2026 Tanah Bumbu Disampaikan ke DPRD, Bupati Tekankan Sinergi

September 2, 2026
Featured

Elton: Program Kerja Dinas, Diukur Bagaimana Dampak yang Terjadi di Masyarakat

Agustus 31, 2026
Focus Group Discussion (FGD) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah Kota Bandung, di Hotel Best Western Bandung, Senin, 24 Agustus 2026.
Featured

Terkait Pengelolaan Sampah di Kota Bandung, Ini Dasar Dibentuknya Raperda Baru

Agustus 29, 2026
Next Post

Bukan Sekadar Bertinju, Farhan Sebut Ring Adalah Tempat Membentuk Mental Juara

No Result
View All Result

Berita Terkini

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026

Iman Lestariyono Minta Lokakarya Mini Kesehatan Diwujudkan Berbagai Elemen

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC